Daftar Isi
Adam Hamawy, seorang dokter bedah rekonstruksi dan veteran militer Amerika Serikat, terpilih menjadi anggota Kongres AS dari New Jersey setelah mengusung platform “layanan kesehatan bukan bom”. Ia menjadi salah satu dari delapan Muslim Amerika yang memenangkan pemilu sela ketika Partai Demokrat menguasai kedua kamar Kongres AS.
Jalur Menuju Politik dan Isu Gaza
Pria berusia 56 tahun ini memutuskan terjun ke dunia politik setelah mengikuti misi medis ke Gaza pada tahun 2024 dan 2025. Berdasarkan laporan Al Jazeera, pengalaman langsung menyaksikan kehancuran di wilayah tersebut membuat Hamawy merasa tidak bisa kembali menjalani kehidupan normal.
Saat merawat pasien di Rumah Sakit Eropa di Gaza pada 2024, Hamawy menyebut tingkat kehancuran di sana tidak seperti perang pada umumnya, melainkan kehancuran total yang ia sebut sebagai genosida. Ia juga sempat terjebak di Gaza ketika Israel merebut perbatasan Rafah, dan menolak dievakuasi sebelum seluruh rekan non-Amerikanuya dipastikan bisa keluar dari wilayah tersebut.
Senator Illinois Tammy Duckworth, yang pernah diselamatkan nyawanya oleh Hamawy saat bertugas sebagai pilot helikopter di Irak pada 2004, memuji ketegasan sang dokter. Duckworth menyatakan bahwa Hamawy adalah sosok pemimpin yang memiliki keberanian untuk menyuarakan kebenaran dan ketidakadilan baik di dalam maupun luar negeri.
Serangan Islamofobia Selama Kampanye
Pencalonan Hamawy di Distrik Kongres ke-12 New Jersey tidak lepas dari berbagai serangan yang ia gambarkan bernuansa anti-Muslim. Kritik tajam sempat datang dari penantang dari Partai Demokrat, Adrian Mapp, yang menyoroti masa lalu Hamawy terkait asosiasinya dengan seorang syekh yang kemudian dihukum karena konspirasi.
Hamawy menegaskan bahwa kebencian terhadap Muslim saat ini sangat terbuka dan diterima secara luas, seraya menyampaikan pesan kepada anak-anak Muslim di Amerika bahwa mereka adalah bagian dari negara tersebut. Komite Anti-Diskriminasi Amerika-Arab (ADC) menyambut baik kemenangan Hamawy, menyebut bahwa ia akan membawa kesaksian langsung mengenai apa disaksikannya di Gaza ke hadapan para pembuat undang-undang yang bertanggung jawab atas dukungan AS terhadap Israel.
Prioritas Kebijakan di Kongres
Dalam platform politiknya, Hamawy memprioritaskan layanan kesehatan untuk semua pihak, penghapusan utang medis dan mahasiswa, serta pembubaran Badan Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE). Ia menilai bahwa sistem politik dan ekonomi di Amerika saat ini sudah rusak dan dicurangi, di mana dana digelontorkan ke luar negeri untuk mendanai perang sementara kebutuhan dasar warga di dalam negeri diabaikan.
Terkait kebijakan luar negeri, Hamawy menentang perang dengan Iran yang ia nilai ilegal serta menyerukan penghentian bantuan militer AS kepada warga Palestina. Ia bertekad untuk memperjuangkan keadilan dan hak-hak yang sama bagi warga Palestina sesuai dengan hukum internasional.








