Lifestyle

Sinopsis Film Gak Ada Matinya, Oki Rengga Terjebak Sandiwara

Sinopsis Film Gak Ada Matinya, Oki Rengga Terjebak Sandiwara

Film bergenre komedi gelap dan drama keluarga berjudul Gak Ada Matinya hadir sebagai karya terbaru yang menempatkan Oki Rengga sebagai pemeran utama. Cerita ini menyoroti dinamika hubungan antara orang tua dan anak yang kerap terhambat oleh gengsi serta komunikasi yang tidak berjalan lancar.

Sinopsis Gak Ada Matinya

Kisah bermula saat Binsar, yang diperankan oleh Oki Rengga, berada dalam kondisi ekonomi sulit akibat kehilangan pekerjaan dan tumpukan utang KPR. Di tengah keterpurukan tersebut, ia mengetahui bahwa ayahnya, Luhut, memiliki asuransi jiwa dengan nilai pertanggungan mencapai Rp2 miliar.

Binsar sempat menaruh harapan besar untuk memperbaiki kondisi keuangannya setelah sang ayah dinyatakan meninggal dunia. Namun, situasi berubah menjadi dilema besar ketika Luhut tiba-tiba hidup kembali atau mengalami mati suri saat dalam perjalanan menuju rumah duka.

Demi memastikan dana asuransi tersebut tetap bisa dicairkan, Binsar bersama rekan-rekannya menyusun rencana untuk menyembunyikan sang ayah di sebuah tempat yang aman. Keadaan semakin pelik dengan kehadiran Viona, saudara Binsar, yang memicu konflik keluarga serta perdebatan mengenai tanggung jawab seorang anak kepada orang tuanya.

Di sisi lain, pihak asuransi mulai mencium kejanggalan atas kematian tersebut. Mereka pun melakukan investigasi dengan memeriksa orang-orang terdekat keluarga Binsar. Binsar kini harus berjuang mempertahankan sandiwara yang semakin sulit dikendalikan di tengah kekacauan yang terjadi.

Pemeran dan Produksi

Selain Oki Rengga dan Mikha Tambayong, film ini menampilkan Fedi Nuril yang berperan sebagai agen asuransi. Peran ini disebut berbeda dengan karakter suami yang biasanya ia mainkan. Jajaran pemeran lainnya meliputi Silolox, Yoshi Sudarso, Mathias Muchus, Bene Dion, Gita Bhebhita, Aci Resti, Arief Didu, Jared Ali, serta Ilham Abay.

Gak Ada Matinya disutradarai oleh Etienne Caesar, yang sebelumnya menggarap Pesugihan Sate Gagak (2025) dan Cinta Tak Seindah Drama Korea (2024), dengan naskah yang ditulis oleh Ridho Brado. Sementara itu, posisi produser diisi oleh Manoj Punjabi bersama Muhadkly Acho.

Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 5 November 2026 dengan klasifikasi usia penonton R13 atau untuk usia 13 tahun ke atas.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *