Otomotif

Tractor Supply Rilis Kereta Golf Ber-AC Seharga $15.849

Tractor Supply Rilis Kereta Golf Ber-AC Seharga $15.849

Perusahaan ritel Tractor Supply menghadirkan kendaraan listrik tertutup Massimo MVR Cargo Max HVAC Lithium yang dilengkapi dengan fasilitas pendingin udara (AC) serta pemanas ruangan. Kendaraan tersebut dijual dengan harga 15.849 dolar AS dan dimasukkan ke dalam kategori kereta golf, meskipun kegunaannya dirancang lebih luas dari sekadar area olahraga.

Fitur dan Spesifikasi Massimo MVR Cargo Max

Kendaraan utilitas ini dirancang untuk membantu berbagai pekerjaan pertanian, pemeliharaan properti, hingga kegiatan rekreasi. Seperti dilaporkan Jalopnik, desainnya mengingatkan pada truk mini (kei truck), terutama dengan kehadiran bak kargo belakang berfitur power-dump yang memanfaatkan mekanisme hidrolik untuk mempermudah pembongkaran muatan.

Mobil listrik ini dilengkapi dengan kursi dua penumpang berbahan vinil standar bahari yang tahan cuaca, serta sanggup menahan total beban hingga 1.100 pon. Performa kendaraannya didukung oleh baterai 51,2 volt 105Ah dan motor listrik AC berdaya 5,0 kW atau setara 6,7 tenaga kuda. Konfigurasi tersebut membuat kendaraan mampu melaju hingga kecepatan puncak 15 mil per jam dengan daya jangkau operasional mencapai 45 mil dalam satu kali pengisian daya penuh.

Penggunaan Serbaguna di Berbagai Medan

Untuk menunjang mobilitas di medan jalan yang kurang rata, kendaraan ini dibekali jarak terendah ke tanah (ground clearance) setinggi 12 inci serta ban segala medan berukuran 23 inci pada seluruh rodanya. Tractor Supply menyediakan model MVR Cargo Max HVAC dalam pilihan warna Pearl White dan Ultra Red, sedangkan produsen Massimo juga menawarkan opsi warna Midnight Silver, Deep Blue, dan Glacier Blue di situs resminya.

Kehadiran sistem HVAC pada kabin tertutup ini memberikan kenyamanan bagi penggunanya di sepanjang tahun, baik untuk transportasi di lapangan golf maupun area properti pribadi. Kepastian mengenai izin pengoperasian kendaraan ini di jalan raya umum sangat bergantung pada aturan lalu lintas yang berlaku di masing-masing daerah.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *