Miliarder asal Amerika Serikat, Warren Buffett, dilaporkan tidak pernah mengonsumsi air putih selama hampir lima dekade. Investor gaek yang kini berusia 96 tahun tersebut lebih memilih meminum minuman manis berkarbonasi dalam kemasan untuk memenuhi kebutuhan cairannya.
Pengakuan Bill Ackman Soal Kebiasaan Warren Buffett
Kabar mengenai kebiasaan unik tersebut diungkapkan oleh pendiri sekaligus CEO Pershing Square, Bill Ackman, dalam podcast Equity Mates Investing pada akhir Oktober lalu, sebagaimana dilaporkan VN Express. Ackman mengenang momen saat ia menjamu Buffett dalam sebuah acara makan malam di kediaman pribadinya.
Mengetahui kesukaan tamunya pada minuman ringan, Ackman telah menyediakan persediaan soft drink, tetapi ia juga menawarkan pilihan lain berupa air putih atau air soda. Namun, Buffett menolak kedua jenis air tersebut dan memilih minuman manis kemasan. Saat Ackman menanyakan kebiasaan itu, Buffett menjawab bahwa dirinya sudah tidak meminum air putih selama 48 tahun.
Pola Makan Tak Konvensional dan Kebahagiaan
Ackman tidak merinci kapan jamuan makan malam itu diadakan, dan pihak Buffett belum memberikan tanggapan atas pernyataan tersebut. Meski demikian, kegemaran pengusaha kawakan ini terhadap minuman manis kemasan memang sudah menjadi rahasia umum.
Saat diwawancarai oleh CNBC pada 2019, Buffett mengaku meminum sekitar lima kaleng minuman manis kemasan setiap harinya. Pada 2015, ia bahkan sempat bergurau kepada Fortune bahwa seperempat bagian dari tubuhnya terdiri dari minuman kemasan tersebut.
Selain rutin meminum soda, menu harian Buffett juga tergolong tidak biasa bagi orang seusianya. Ia dilaporkan sering mengawali pagi dengan mengonsumsi hidangan cepat saji seperti hot dog, kue, hingga es krim.
“Jika saya hanya makan brokoli dan kubis Brussel sepanjang hidup, saya rasa saya tidak akan hidup selama ini. Saya akan menjalani setiap makan dengan perasaan seperti masuk penjara,” ujar Buffett suatu waktu.
Secara medis, asupan lemak dan kalori berlebih dari minuman manis serta makanan cepat saji dapat memicu berbagai gangguan kesehatan kronis. Namun, Buffett memilih memprioritaskan rasa senang dalam menjalani hidupnya.
“Saya pikir kebahagiaan membuat perbedaan yang sangat besar dalam hal umur panjang,” ujarnya dalam sebuah wawancara pada 2023. Bagi Buffett, mengonsumsi minuman manis kemasan dan makanan cepat saji menjadi salah satu faktor yang memberikan kontribusi besar pada kebahagiaannya.








