Kiper FC Andorra Jesus Owono mengungkapkan bahwa dirinya tengah menjalani hari-hari paling berat dalam hidupnya menyusul kematian penyerang Tenerife Jesus de Miguel. Pemain berusia 30 tahun tersebut meninggal dunia setelah mengalami cedera serius dalam tabrakan dengan Owono pada pertandingan divisi dua Liga Spanyol hari Senin.
Pernyataan Emosional Owono
Klub FC Andorra merilis pernyataan atas nama sang penjaga gawang pada hari Rabu untuk menyampaikan perasaannya secara langsung. Owono menyatakan bahwa dirinya kesulitan menemukan kata-kata dan merasa sangat terpukul untuk menerima kenyataan atas kejadian tragis tersebut.
“Ini adalah hari-hari paling sulit dalam hidup saya,” ujar Owono dalam pernyataan tersebut, seperti dilaporkan BBC News. Ia mengaku merasakan kepedihan yang luar biasa atas kepergian Jesus serta memikirkan keluarga dan orang-orang yang mencintainya. Owono juga menyatakan siap menghadapi berbagai persoalan yang akan datang dengan penuh rasa hormat, meski saat ini pikirannya hanya tertuju pada Jesus dan duka yang dirasakan bersama.
R rekan setim Owono di FC Andorra, Lautaro Spatz, turut membela sang kiper melalui media sosial dengan menyebutkan bahwa rekannya tidak pernah berniat mencederai siapapun dan sangat terpukul. Para pemain FC Andorra bahkan sempat menggelar momen mengheningkan cipta sebelum sesi latihan sukarela pada hari Rabu, sementara Owono tidak hadir dalam sesi tersebut.
Kronologi Kejadian di Lapangan
Insiden bermula ketika pertandingan antara Tenerife dan Andorra kedudukan imbang dua sama saat memasuki menit ketujuh masa tambahan waktu babak kedua pada hari Senin. Owono berlari menuju lingkaran tengah untuk menghalau bola panjang ketika lututnya berbenturan dengan De Miguel.
Penyerang yang meninggalkan satu orang anak tersebut sempat tergeletak tidak bergerak di atas lapangan sebelum mendapatkan perawatan medis dari tim dokter. Ia kemudian dilarikan menggunakan ambulans dari Stadion Estadio Heliodoro Rodriguez Lopez menuju rumah sakit. Akibat insiden tersebut, Owono langsung diganjar kartu merah oleh wasit dan pertandingan resmi dihentikan.
Kepolisian di Spanyol langsung membuka penyelidikan rutin terkait dugaan kelalaian yang menyebabkan kematian menyusul wafatnya De Miguel. Berdasarkan hukum di Spanyol, setiap kematian yang dikategorikan tidak wajar secara otomatis memicu dimulainya investigasi yudisial.
Dukungan dan Masa Berkabung
Federasi Sepak Bola Guinea Ekuatorial turut memberikan dukungan penuh kepada Owono yang telah mencatatkan 47 penampilan internasional bersama timnas negara tersebut. Presiden federasi, Venancio Tomas Micha, menyatakan bahwa pihaknya memberikan seluruh dukungan moral dan profesional kepada sang pemain yang menghadapi situasi penuh kesedihan mendalam.
Sebagai bentuk penghormatan, dunia sepak bola internasional menggelar momen mengheningkan cipta di semua pertandingan kompetisi Eropa pekan ini. Klub Tenerife mengumumkan masa berkabung resmi selama enam hari dengan menangguhkan seluruh kegiatan klub, sementara para pemain dan staf akan menghadiri pemakaman De Miguel di Navahermosa, Toledo.
Pertandingan lanjutan divisi dua Liga Spanyol antara Tenerife menghadapi Granada serta Andorra melawan Mallorca yang sedianya digelar akhir pekan ini resmi ditunda menyusul insiden tersebut.
Sumber: BBC News








