Sport

Kimi Antonelli Jadi Juara Termuda F1 di GP Meksiko

Kimi Antonelli Jadi Juara Termuda F1 di GP Meksiko

Formula 1 memiliki Juara Dunia Pembalap yang baru setelah Kimi Antonelli mengunci gelar pertamanya pada akhir pekan di Mexico City dalam usianya yang baru menginjak 20 tahun, menjadikannya juara termuda sepanjang sejarah ajang balap tersebut. Seri balapan kali ini juga diwarnai berbagai drama di sepanjang lintasan, mulai dari blunder Ferrari hingga pergantian pembalap di tim Haas.

Tantangan Sirkuit Autódromo Hermanos Rodríguez

Terletak pada ketinggian 2.240 meter di atas permukaan laut, Autódromo Hermanos Rodríguez menghadirkan tantangan tersendiri dalam kalender F1. Penggunaan sayap mobil yang biasanya menghasilkan downforce besar di sirkuit lain hanya menciptakan tingkat cengkeraman setara Monza di Meksiko, ditambah minimnya efek slipstream saat mengekor kendaraan lain.

Masalah pendinginan juga kerap menghantui akibat aliran udara yang kurang memadai pada radiator, sementara tenaga mesin berkurang karena tipisnya kadar oksigen untuk pembakaran. Karakteristik sirkuit ini sangat datar dengan permukaan berdaya cengkeram rendah serta didominasi tikungan kecepatan menengah dan lambat, termasuk area stadion serta lurusan panjang menjelang tikungan pertama.

Sesi Latihan dan Pergantian Pembalap

Sesi latihan bebas pertama pada hari Jumat memperlihatkan sepuluh pembalap debutan yang menggantikan pembalap reguler, seiring kewajiban setiap tim untuk menurunkan pembalap muda atau penguji dalam dua mobil mereka minimal dua kali dalam semusim.

Tim asal Amerika Serikat, Cadillac, berkeinginan merekrut bintang IndyCar Colton Herta untuk membalap di F1. Namun, Herta membutuhkan total 40 poin dalam kurun waktu tiga tahun untuk mengantongi super license F1 yang dipersyaratkan.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *