Sport

Hibs Taklukkan Hearts dan Melaju ke Final Piala Liga

Hibs Taklukkan Hearts dan Melaju ke Final Piala Liga
Daftar Isi
  1. Pertandingan Dramatis di Hampden Park
  2. Kebangkitan Hibs di Tengah Situasi Kontradiktif
  3. Tekanan Babak Kedua dan Tantangan Baru

Hibernian sukses mengamankan tiket ke final Piala Liga Skotlandia setelah menundukkan rival sekota mereka, Hearts, dengan skor 2-1 di Hampden Park. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri tren buruk gol-gol di menit akhir yang kerap merugikan Hibs dalam duel derby Edinburgh sebelumnya.

Pertandingan Dramatis di Hampden Park

Pertandingan menyisakan 10 menit waktu normal ketika Hibs mempertahankan keunggulan 2-1, situasi yang kerap berujung petaka bagi mereka musim lalu akibat kebobolan pada menit-menit akhir melawan Hearts. Tekanan terus berdatangan dari kubu Hearts menjelang bubaran pertandingan.

Peluang emas didapatkan oleh penyerang Hearts, Claudio Braga, yang menerima umpan matang dari Jordi Altena di dalam kotak penalti. Namun, Braga gagal memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencetak gol penyeimbang, membuat para pendukung Hibs bersorak merayakan kebebasan dari trauma gol di ujung laga.

Manajer Hibs, Marink Reedijk, sukses memenangkan hati para suporter melalui kemenangan penting di babak semifinal ini. Hasil tersebut memberikan kebahagiaan di tengah musim yang berjalan sulit bagi klub, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Kebangkitan Hibs di Tengah Situasi Kontradiktif

Hibs sempat tertinggal lebih dulu ketika pertandingan baru berjalan empat menit lewat sundulan jarak dekat dari Claudio Braga. Tertinggal satu gol membuat rekor buruk mereka musim ini, termasuk tanpa kemenangan dalam enam laga liga terakhir, kembali menghantui.

Kendati demikian, permainan Hibs berbalik mendominasi sisa babak pertama, memanfaatkan kondisi skuad Hearts yang dihantam badai cedera. Gelandang Tomas Magnusson harus ditarik keluar akibat benturan kepala, disusul oleh cedera lutut yang dialami Calvin Miller.

Manajer Hearts, Wouter Vrancken, sempat turun tangan di pinggir lapangan untuk mencegah Magnusson kembali bermain karena terlihat masih kebingungan. Di sisi lain, dominasi lini tengah yang digalang Joe Newell dimanfaatkan dengan baik oleh Hibs.

Martin Boyle dan Jamie McGrath kemudian mencetak gol sebelum turun minum untuk membalikkan keadaan menjadi 2-1 bagi keunggulan Hibs. Catatan ini menandai kali pertama Hibs mencetak dua gol melawan tim Liga Utama Skotlandia sejak Agustus.

Tekanan Babak Kedua dan Tantangan Baru

Hearts meningkatkan intensitas serangan pada paruh kedua laga, memaksa Hibs bermain bertahan dan kerap kehilangan penguasaan bola. Sejumlah peluang tercipta dari kaki Laurent Mendy, Sabri Guendouz, hingga peluang emas terakhir dari Braga yang gagal membuahkan hasil.

Hibs sebenarnya memiliki kesempatan memperlebar jarak melalui serangan balik, termasuk peluang yang disia-siakan oleh Marko Ivezic di depan gawang. Pertandingan yang berjalan menegangkan tersebut akhirnya tuntas dengan kemenangan Hibs, diiringi lantunan lagu “Sunshine on Leith” di Hampden Park.

Kemenangan ini diharapkan menjadi titik balik bagi Hibs yang saat ini masih berada di dasar klasemen liga. Tantangan berikutnya bagi mereka adalah menghadapi Rangers pada pertandingan final bulan depan.

Sumber: BBC Sport

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *