Sport

Anggaran Inggris Rp141 Miliar untuk Olimpiade Utara

Anggaran Inggris Rp141 Miliar untuk Olimpiade Utara

Pemerintah Inggris dilaporkan akan mengumumkan alokasi dana sebesar tujuh juta poundsterling atau setara dengan Rp141 miliar dalam anggaran perdana John Healey pada Rabu (15/10). Seperti diketahui, BBC News melaporkan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk mendanai studi kelayakan penuh terkait potensi pengajuan penawaran tuan rumah “Northern Games” atau Olimpiade Utara.

Rencana Penyelenggaraan dan Dukungan Kepala Daerah

Jika rencana pencalonan tersebut berhasil, ajang olahraga internasional ini berpotensi digelar di wilayah utara Inggris pada dekade 2040-an. Sebelumnya pada Mei lalu, pemerintah sempat meminta lembaga UK Sport untuk melakukan penilaian awal mengenai potensi biaya serta manfaat dari pencalonan Olimpiade yang tersebar di kawasan utara.

Gagasan tersebut awalnya digagas oleh para wali kota di wilayah utara dan didukung oleh sejumlah mantan atlet Olimpiade terkemuka, seperti Dame Laura Kenny dan Dame Sarah Storey. Perdana Menteri Andy Burnham menyatakan kepada BBC News bahwa sedikit hal yang dapat menyatukan negara sebaik ajang Olimpiade.

Pendapat serupa disampaikan oleh John Healey yang menyebutkan bahwa warisan Olimpiade akan bertahan jauh melampaui perayaan olahraga musim panas. Menurut Healey, wilayah utara yang menjadi tuan rumah acara berskala besar akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan, mengangkat komunitas, serta menciptakan peluang baru bagi Inggris.

Studi Kelayakan dan Kajian Anggaran

Melalui anggaran pekan depan, pemerintah akan melangkah ke tahap berikutnya berupa studi kelayakan secara penuh. Laporan tersebut akan meneliti secara mendalam terkait jenis fasilitas olahraga dan koneksi transportasi yang dibutuhkan, cara pembagian pertandingan antarkota, hingga manfaat langsung bagi masyarakat.

Selain itu, kajian ini juga akan menghitung estimasi total biaya serta menilai peluang keberhasilan penawaran tuan rumah. Sebagai perbandingan historis, koalisi Konservatif-Lib Dem pada 2013 memperkirakan biaya penyelenggaraan Olimpiade London 2012 mencapai 8,9 miliar poundsterling, sementara laporan Departemen Perdagangan dan Investasi Inggris (UKTI) saat itu mengklaim lonjakan ekonomi sebesar 9,9 miliar poundsterling melalui kontrak baru dan investasi asing.

Kendati demikian, angka perkiraan ekonomi tersebut sempat dipertanyakan oleh beberapa pihak, termasuk Federasi Usaha Kecil dan Institut Nasional Penelitian Ekonomi dan Sosial (NIESR). Menteri Olahraga Bayangan dari Partai Konservatif, Louie French, menyatakan bahwa meski Olimpiade berpotensi memberikan dampak positif, biaya proposal tetap membutuhkan pengawasan ketat.

Pihak British Olympic Association, ParalympicsGB, dan UK Sport menyambut baik kabar pendanaan studi kelayakan tersebut. Mereka menyatakan antusiasme untuk bekerja sama dalam menjajaki peluang emas serta manfaat yang dapat dihadirkan bagi bangsa maupun gerakan Olimpiade dan Paralimpiade global.

Sumber: BBC News

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *