Teknologi

Pengujian Ketahanan iPhone Duo di Mesin Khusus CNET

Pengujian Ketahanan iPhone Duo di Mesin Khusus CNET

Tim CNET di laboratorium mereka menguji ketahanan iPhone Duo menggunakan mesin khusus bernama Fold-a-Phone untuk melihat seberapa kuat engsel dan layarnya. Setelah mengantre lebih dari tiga jam di toko Apple di Louisville, Kentucky, mereka langsung membawa perangkat tersebut ke fasilitas pengujian untuk diuji bersaing dengan Samsung Galaxy Z Fold 8.

Metode Pengujian Fold-a-Phone

Kebanyakan ponsel lipat saat ini dirancang untuk bertahan antara 200.000 hingga 500.000 kali lipatan. Untuk meniru penggunaan nyata manusia, CNET menetapkan tempo sekitar empat detik untuk setiap siklus: satu detik untuk membuka, satu detik dalam posisi terbuka penuh, satu detik untuk menutup, dan satu detik dalam posisi tertutup penuh.

Mesin Fold-a-Phone dirancang menggunakan komponen standar yang digerakkan oleh motor stepper kelas industri pada setiap lengannya. Perangkat lunak yang terhubung mengatur torsi secara presisi, sementara sensor jarak dan kamera memantau proses secara terus-menerus untuk mencegah kerusakan berlebih akibat panas maupun kecepatan yang tidak wajar.

Persaingan Pasar Ponsel Lipat

Kehadiran Apple di pasar ponsel lipat menandai keterlambatan sekitar tujuh tahun dibandingkan Samsung yang pertama kali merilis Galaxy Fold di Amerika Serikat pada September 2019. Kehadiran iPhone Duo dinilai memberikan legitimasi yang besar pada tren ponsel lipat yang sebelumnya dianggap sebagai konsep masa depan belaka.

Data dari pengujian mesin Fold-a-Phone akan melengkapi ulasan mendalam yang telah dilakukan oleh reporter CNET, Abrar Al-Heeti. CNET berencana untuk membagikan pembaruan status dan perbandingan data secara berkala melalui siaran langsung di YouTube.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *