Dunia

Hasil Pemilu AS Berpotensi Satukan Oposisi Israel

Hasil Pemilu AS Berpotensi Satukan Oposisi Israel
Daftar Isi
  1. Hubungan Diplomatik yang Merenggang
  2. Reaksi Partai Republik dan Dampak pada Anggaran Pertahanan
  3. Peta Politik Dalam Negeri dan Harapan Perubahan

Kemenangan telak Partai Demokrat dalam pemilu Kongres Amerika Serikat berpotensi mendesak kubu oposisi Israel yang terpecah untuk bersatu dan menggulingkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya kecemasan politik atas langkah Netanyahu yang mengikat diri terlalu dekat dengan Partai Republik dan Donald Trump.

Hubungan Diplomatik yang Merenggang

Selama berpuluh-puluh tahun, menjaga hubungan bipartisan dengan AS menjadi pilar utama kebijakan luar negeri Israel karena ketergantungan pada dukungan militer dan diplomatik Washington. Namun, keputusan Netanyahu untuk sepenuhnya memihak Partai Republik dan Trump dinilai oleh kubu oposisi sebagai langkah yang merusak strategi pertahanan nasional.

Tokoh oposisi terkemuka Israel, Yair Lapid, mendesak negaranya untuk segera membangun kembali hubungan dengan politisi Demokrat di AS. Menurut Lapid, para anggota parlemen Demokrat baru tidak menentang Israel secara keseluruhan, melainkan menentang sosok Netanyahu yang dinilai toksik bagi mereka. Lapid kemudian mengusulkan rencana kampanye diplomatik ke AS demi memulihkan kepercayaan publik dan pejabat di sana.

Gagasan Lapid tersebut mendapat respons tajam dari Brad Lander, anggota Kongres AS terpilih dari Partai Demokrat yang beragama Yahudi dan berhaluan zionis liberal. Lander menyatakan bahwa para pemilih di AS lebih mengharapkan penghormatan terhadap hukum internasional dan hak asasi manusia ketimbang tur diplomatik dari pejabat Israel.

Lander juga menyoroti penangkapan jurnalis warga negara Israel keturunan Palestina, Abed Abu Shehada, yang ditangkap oleh 15 petugas keamanan bertopeng tanpa surat perintah dan hanya diperiksa terkait wawancara siniar. Lander bersama dua anggota Kongres terpilih lainnya, Daniel Bliss dan Scott Wiener, telah mengirimkan surat resmi kepada Duta Besar Israel untuk AS guna mendesak pembebasan Abu Shehada secara mendesak.

Reaksi Partai Republik dan Dampak pada Anggaran Pertahanan

Tekanan terhadap posisi Netanyahu tidak hanya datang dari Partai Demokrat, tetapi juga dari internal Partai Republik. Wakil Presiden JD Vance memasukkan hubungan AS dengan Israel ke dalam daftar penyebab kemarahan pemilih Republik. Sementara itu, Donald Trump berjanji akan memotong bantuan militer tahunan sebesar 4 miliar dolar AS atau sekitar 3 miliar poundsterling kepada Israel.

Rencana pemotongan bantuan tersebut memicu kecemasan besar di kalangan militer Israel. Pejabat pertahanan Israel menyatakan keprihatinannya kepada saluran berita Channel 12 terkait risiko kehilangan anggaran pertahanan hingga 15 miliar shekel setiap tahunnya.

Kantor Netanyahu berupaya meredam isu tersebut dengan menyatakan bahwa langkah itu merupakan bentuk transisi dari bantuan menuju kemitraan yang mencerminkan kekuatan ekonomi Israel. Namun, jurnalis Ben Caspit dalam surat kabar Ma’ariv menilai kebijakan Netanyahu telah mengakibatkan hilangnya dukungan utama dari Amerika Serikat secara mendadak.

Peta Politik Dalam Negeri dan Harapan Perubahan

Di tingkat politik domestik, kubu oposisi Israel berhasil mengamankan 67 dari 120 kursi di Knesset. Meski demikian, lebih dari seperempat dari total kursi tersebut dikuasai oleh partai warga negara Israel keturunan Palestina, yang hingga kini belum menyatu dalam koalisi dengan partai-partai oposisi Yahudi.

Mantan diplomat senior Israel untuk AS yang kini menjabat sebagai Direktur Eksekutif J Street Israel, Nadav Tamir, menilai dinamika baru di Kongres AS dapat memberikan dorongan eksternal bagi Israel untuk melakukan perubahan politik. Dalam tulisannya di Times of Israel, Tamir menyebut Kongres AS yang baru mungkin tidak lagi memberikan dukungan otomatis terhadap setiap kebijakan pemerintah Israel, namun pendekatan tersebut justru dapat membantu Israel keluar dari siklus konflik berkelanjutan.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *