Sport

Andoni Iraola: Saya Akan Suruh Pemain Saya Diving

Andoni Iraola: Saya Akan Suruh Pemain Saya Diving
Daftar Isi
  1. Insiden Penalti yang Dipertanyakan
  2. Kritik terhadap Reaksi Wasit
  3. Tanggapan Para Pengamat dan Pemain

Pelatih Andoni Iraola menyatakan bahwa ia akan menyuruh para pemainnya untuk menjatuhkan diri di lapangan pada masa mendatang. Keputusan itu diambil menyusul insiden ketika Liverpool tidak diberikan penalti dalam pertandingan melawan Arsenal.

Insiden Penalti yang Dipertanyakan

Dalam laga yang membuat Liverpool tertinggal 1-0 akibat gol pembuka Kai Havertz, penyerang Alexander Isak ditarik bajunya oleh Jurrien Timber pada babak pertama. Saat itu, Isak tengah berupaya menyambut umpan silang dari Bradley Barcola.

Namun, penyerang Liverpool tersebut memilih tetap berdiri dan wasit Andy Madley tidak menunjuk titik putih. Stuart Attwell yang bertugas sebagai VAR menilai tarikan tersebut tidak cukup kuat untuk mengubah keputusan di lapangan.

Iraola menyampaikan kepada Match of the Day bahwa terjadi tarikan baju yang jelas. Menurutnya, jika Isak terjatuh, wasit akan memberikan penalti seratus persen, sehingga ke depannya para manajer harus menginstruksikan pemain untuk jatuh.

Isak sempat berbalik dan berbicara kepada Timber usai kejadian tersebut, tetapi tidak melakukan protes kepada wasit karena memilih tetap berdiri. Kepada Sky Sports, Iraola menegaskan bahwa dirinya secara pasti akan meminta para pemainnya untuk menjatuhkan diri ke lantai pada kesempatan berikutnya.

Kritik terhadap Reaksi Wasit

Dalam konferensi pers yang dilaporkan oleh BBC Sport, pelatih tersebut mengungkapkan kekesalannya karena harus memberikan instruksi semacam itu kepada anak asuhnya. Ia menyebut para wasit kerap mengeluhkan pemain yang suka menjatuhkan diri, padahal hal tersebut terpaksa dilakukan jika pelanggaran di lapangan diabaikan.

Di sisi lain, pihak berwenang memahami bahwa kontak yang terjadi tergolong minimal dan berupa tarikan ringan, bukan pelanggaran memegang yang berkelanjutan, sehingga permainan dibiarkan terus berjalan. Iraola juga mengakui dalam konferensi pers bahwa permintaan maaf dari badan perwasitan Liga Inggris, Pro Ref, tidak akan mengubah apapun.

Mantan asisten wasit Liga Inggris Darren Cann menilai bahwa Timber mengambil risiko besar dengan menarik baju lawan dan keputusan tersebut bisa saja diberikan pada hari lain. Liverpool sendiri sempat memiliki satu lagi klaim penalti yang diabaikan ketika Cody Gakpo terjatuh di kotak penalti di bawah tekanan Christos Tzolis.

Tanggapan Para Pengamat dan Pemain

Mantan gelandang Liverpool Danny Murphy berpendapat bahwa insiden tersebut terjadi pada momen yang krusial dalam pertandingan. Menurutnya, Arsenal dinaungi keberuntungan karena Isak tidak melebih-lebihkan keadaan saat ia memiliki peluang mencetak gol.

Gary Neville sependapat bahwa reaksi Isak tergolong tidak biasa bagi seorang penyerang tengah yang gagal menyambut bola akibat ditarik lawan. Kapten Liverpool Virgil van Dijk turut berkomentar mengenai situasi tersebut dengan menyatakan bahwa keberadaan banyak kamera seharusnya sudah cukup untuk memperlihatkan pelanggaran tanpa harus melakukan protes berlebihan.

Sumber: BBC Sport

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *