Saham-saham di sektor kesehatan diprediksi akan mengalami kesulitan untuk menguat seiring persiapan Partai Demokrat untuk mengambil alih Kongres Amerika Serikat. Situasi politik ini menciptakan ketidakpastian bagi para pelaku pasar yang ingin menanamkan modalnya di sektor tersebut.
Ketidakpastian Akibat Kebuntuan Politik
Spesialis sektor kesehatan dari Mizuho, Jared Holz, mengatakan bahwa prospek sektor kesehatan masih diragukan karena kemungkinan besar akan terjadi kebuntuan atau *gridlock* di antara para pembuat undang-undang. Menurutnya, tidak banyak pergerakan signifikan yang akan terjadi dalam beberapa tahun ke depan. Holz menyatakan hal tersebut dalam acara “Fast Money” di CNBC seperti dilansir US Top News and Analysis.
Holz menyarankan agar investor bersikap selektif dan tidak memborong seluruh saham di sektor ini. Ia menyebutkan bahwa sektor farmasi saat ini diperdagangkan dengan valuasi yang lebih mahal dibandingkan sektor teknologi untuk pertama kalinya dalam dua dekade, sehingga ia memilih untuk menjauh dari farmasi dan melirik teknologi medis.
Pergerakan Pasar dan Rekomendasi Subsektor
Sebelum terseret dalam aksi jual di Wall Street, dana yang diperdagangkan di bursa atau ETF State Street Health Care Select (XLV) sempat melonjak tiga persen sehari setelah Hari Pemilihan. Holz menilai kondisi tersebut sebagai situasi yang sangat aneh karena biasanya tidak seluruh kategori dapat bergerak bersamaan, yang mengindikasikan adanya hal yang tidak biasa di pasar.
Holz berpandangan bahwa katalis atau dorongan nyata bagi sektor kesehatan mungkin baru akan terlihat jika calon dari Partai Demokrat memenangkan kursi kepresidenan pada tahun 2028. Dengan skenario tersebut, strategi-strategi masa kepemimpinan Donald Trump berpotensi dibatalkan, yang dapat membuat sektor kesehatan mencatatkan kinerja yang baik dengan catatan Demokrat mempertahankan kendali atas Senat dan DPR.
Bagi investor yang mengambil posisi beli atau *long* pada sektor kesehatan, Holz menegaskan agar setiap subsektor diperlakukan secara berbeda. Dirinya tidak meyakini regulasi yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir dapat dibatalkan dalam waktu dekat, meski ia juga mencatat bahwa jika hal itu terjadi, investor kemungkinan besar ingin memegang saham-saham perangkat medis yang berada di posisi terendah dalam beberapa tahun terakhir.
Sepanjang pekan ini, ETF State Street Health Care Select ditutup di zona yang hampir datar. Secara keseluruhan, instrumen tersebut telah mencatatkan kenaikan sekitar 32 persen sejak Presiden Trump mulai menjabat pada Januari 2025, atau unggul hampir sembilan poin persentase di atas indeks S&P 500.
Sumber: US Top News and Analysis






