Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) telah membatalkan larangan yang melarang Rusia untuk kembali bertanding dalam berbagai ajang es hoki internasional. Keputusan ini diambil setelah Federasi Es Hoki Rusia mengajukan banding atas sanksi yang sebelumnya ditetapkan oleh badan pengatur es hoki dunia, Federasi Es Hoki Internasional (IIHF).
Reaksi Keras dari Ukraina dan Penolakan Sejumlah Negara
Federasi Es Hoki Ukraina menyampaikan kemarahan mendalam atas keputusan tersebut meskipun mereka menghormati wewenang serta status CAS. Menurut pihak Ukraina, berbagai ancaman yang menjadi dasar penetapan sanksi awal belum juga hilang sehingga keputusan untuk mengizinkan tim Rusia kembali bertanding memicu kemarahan besar. Di sisi lain, CAS menyatakan bahwa argumen yang diajukan oleh IIHF terkait faktor keselamatan, keamanan, dan kekhawatiran lainnya tidak didukung oleh bukti yang memadai.
Sejumlah federasi es hoki dari berbagai negara turut menyuarakan penolakan terhadap kembalinya tim nasional Rusia ke kancah internasional. Frank Lutz selaku ketua federasi es hoki Jerman menyatakan bahwa kehadiran Rusia membawa dampak signifikan terkait keamanan, politik, serta ekonomi bagi negara mereka sebagai tuan rumah kejuaraan dunia pria yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Mei. Sikap senada juga disampaikan oleh federasi es hoki Inggris, Finlandia, dan Republik Ceko yang menilai keputusan tersebut tidak dapat diterima dan mengejutkan.
Sikap IIHF dan Respons Federasi Rusia
Pihak IIHF mengungkapkan rasa kecewa atas putusan pengadilan tersebut dan menegaskan bahwa langkah-langkah yang mereka ambil sebelumnya sangat penting untuk menjaga keselamatan seluruh peserta serta melindungi integritas kompetisi. Meskipun demikian, IIHF menyatakan akan tetap menghormati kewenangan CAS dan bertindak sesuai dengan keputusan yang telah ditetapkan.
Sementara itu, Federasi Es Hoki Rusia menyambut baik putusan CAS dan berencana untuk bekerja sama dengan IIHF guna memfasilitasi kembalinya tim-tim Rusia ke dalam kompetisi. Dengan keputusan ini, tim Rusia dijadwalkan kembali berpartisipasi dalam rangkaian ajang IIHF untuk musim 2026-2027, termasuk kejuaraan dunia kategori pria dan wanita.
Sumber: BBC Sport





