Kondisi pasar komponen komputer saat ini menghadapi tantangan besar akibat krisis chip yang mendongkrak harga berbagai perangkat keras. Meski demikian, dua komponen penyimpanan seperti hard drive konvensional (HDD) dan solid-state drive (SSD) menunjukkan indikasi menuju titik terang meski membutuhkan waktu.
Kondisi Terkini Pasar HDD dan SSD
Pasar HDD dan SSD saat ini berada dalam situasi yang unik akibat krisis chip global. Pembeli harus merogoh kocek lebih dalam untuk kapasitas rendah maupun tinggi mencapai dua puluh terabyte, seperti dilaporkan Engadget.
Di sisi lain, keputusan dalam membeli media penyimpanan menjadi hal yang rumit. Hard drive mekanis tradisional memang sudah lama ditinggalkan demi SSD, namun tetap berguna untuk penyimpanan massal foto, video, serta dokumen karena tidak ideal untuk bermain gim.
Selain itu, ketahanan HDD tergolong sangat baik karena perusahaan telah memproduksinya selama puluhan tahun. Sementara itu, SSD berbasis flash memory menghadapi hantaman yang lebih berat akibat kelangkaan komponen yang sejenis.
Gelombang Penurunan Harga pada 2027 hingga 2030
Tahun 2027 diproyeksikan sebagai awal gelombang pertama penurunan harga yang tidak terlalu besar. Meskipun hanya berupa penurunan tipis, hal tersebut dinilai berharga bagi konsumen dalam jangka panjang ketika dampak krisis chip mulai mereda.
Para analis industri menyatakan bahwa tren harga akan bergerak turun memasuki tahun 2027, tetapi rekor harga terendah sebelum masa pandemi kemungkinan besar tidak akan terulang kembali. Sebagian besar kalangan bahkan mungkin tidak merasakan perbedaan signifikan dari penurunan harga yang tipis tersebut.
Konsensus umum mengenai penurunan harga HDD dan SSD belum memberikan kepastian yang menenangkan bagi pembeli. Tahun 2027 mungkin menghadirkan penurunan kecil, tetapi bagi yang ingin merakit atau meningkatkan komponen komputer, waktu yang tepat disarankan adalah akhir tahun 2027 atau setelahnya, dengan penurunan tajam baru akan terjadi pada 2029 atau 2030.







