Dunia

Hakeem Jeffries Janji Fokus Keterjangkauan Harga di AS

Hakeem Jeffries Janji Fokus Keterjangkauan Harga di AS

Pemimpin Partai Demokrat di DPR, Hakeem Jeffries, merayakan kemenangan telak partainya dalam pemilu paruh waktu di Amerika Serikat. Ia menyebut hasil tersebut sebagai tsunami politik setelah Demokrat berhasil menguasai kedua kamar di Kongres.

Kemenangan Telak dan Mayoritas Bersejarah

Dalam konferensi pers pada Rabu, sehari setelah Demokrat mencatat kejutan di sejumlah wilayah basis Republik, Jeffries menyatakan bahwa perolehan suara tersebut melampaui gelombang biru biasa. Ia menyampaikan bahwa Partai Demokrat memperkirakan akan meraih sedikitnya 255 kursi di DPR setelah seluruh penghitungan suara selesai.

Jeffries, yang akan segera mencatat sejarah sebagai Ketua DPR kulit hitam pertama ketika Kongres baru mulai bekerja pada Januari, menilai bahwa masyarakat Amerika menginginkan perubahan arah. Ia menegaskan bahwa partainya merasa rendah hati atas pencapaian tersebut dan berjanji menjalankan upaya tanpa henti untuk membuat kehidupan warga sehari-hari menjadi lebih terjangkau.

Fokus Kebijakan dan Tantangan Pemerintahan Trump

Dalam wawancara sebelumnya di acara Morning Joe stasiun penyiaran MS Now, Jeffries menegaskan bahwa Demokrat akan fokus menyelesaikan pekerjaan alih-alih mencari balas dendam terhadap Presiden Donald Trump beserta para sekutunya. Ia menyampaikan bahwa kampanye mereka berfokus pada keterjangkauan dan kemenangan diraih atas dasar isu tersebut, sehingga tugas mereka selanjutnya adalah memerintah dengan fokus yang sama.

Selama masa kampanye, Demokrat mengusung isu penurunan biaya kebutuhan pokok yang melonjak seperti bahan makanan, bensin, perumahan, serta layanan kesehatan. Kendati demikian, di tengah ancaman veto dari Presiden Trump untuk memblokir rancangan undang-undang yang ditentangnya, Demokrat diprediksi akan menghadapi hambatan dalam mengesahkan aturan baru meski memegang mayoritas di Kongres.

Sebagai acuan langkah legislatif ke depan, Jeffries mencontohkan sebuah undang-undang keterjangkauan perumahan bipartisan yang disahkan pada Juli lalu. Undang-undang tersebut sah berlaku tanpa tanda tangan Trump setelah sebelumnya diremehkan oleh sang presiden. Selain itu, Jeffries menyatakan bahwa partainya akan tetap meminta pertanggungjawaban pemerintah di bawah kepemimpinan Trump atas segala pelanggaran, dengan menegaskan bahwa mereka akan mengikuti fakta serta hukum yang berlaku.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *