Kesehatan

Gerakan MAHA Terpuruk di Pemilu Sela, Masa Depan Diragukan

Gerakan MAHA Terpuruk di Pemilu Sela, Masa Depan Diragukan

Gerakan Make America Health Again (MAHA) mengalami kekalahan besar dalam pemilu sela yang digelar pada Selasa. Hasil ini memicu tanda tanya besar mengenai kelangsungan koalisi yang dibentuk oleh para aktivis kesehatan tersebut.

Kemunduran Politik dan Perpecahan Internal

Kelompok MAHA yang berpusat di sekitar aktivis anti-vaksin sekaligus Menteri Kesehatan Robert F. Kennedy Jr. harus menyaksikan banyak kandidat serta sekutu pilihan mereka kalah telak. Di sisi lain, para penentang vokal Kennedy justru meraih kemenangan. Koalisi ini bahkan telah menunjukkan tanda-tanda keretakan sebelum pemungutan suara dimulai, di mana para pendukung dalam beberapa bulan terakhir menuding Kennedy serta pemerintahan Donald Trump tidak bertindak dan melakukan pengkhianatan selama dua tahun berkuasa.

Kondisi yang melemah di Washington, kehilangan dukungan, serta minimnya pengaruh di bilik suara membuat masa depan MAHA dipertanyakan, apakah kelompok tersebut akan benar-benar runtuh atau justru terlahir kembali dalam bentuk kelompok baru. Mary Talley Bowden, seorang aktivis MAHA, pendukung anti-vaksin, dan dokter yang pernah mendapat teguran karena meresepkan ivermectin untuk COVID-19, menggelar jajak pendapat di media sosial pada Rabu siang untuk meminta pandangan para pengikutnya mengenai langkah selanjutnya.

Dalam jajak pendapat tersebut, ia menawarkan tiga opsi yaitu mendirikan partai ketiga, bergabung dengan Partai Demokrat, atau menggulingkan Partai Republik (GOP). Opsi bergabung dengan Demokrat hanya mendapatkan tiga persen suara, sementara sisa suara terbagi rata antara menggulingkan GOP dan membentuk partai ketiga yang unggul tipis dengan perolehan 49 persen.

Rapuhnya Koalisi Pendukung MAHA

Kemungkinan bahwa MAHA akan meredup sepenuhnya atau terpecah menjadi kelompok-kelompok kecil yang tidak berpengaruh dinilai sangat nyata. Gabungan berbagai kelompok yang beragam serta agenda yang bermacam-macam telah lama membuat kohesi gerakan tersebut tampak rapuh sejak awal.

Sebuah jajak pendapat yang dirilis Politico pada Juni menunjukkan bahwa orang-orang yang mengidentifikasikan diri sebagai bagian dari MAHA memiliki pandangan yang berbeda mengenai prioritas gerakan tersebut, serta memiliki kecenderungan politik yang berlainan dan bahkan ideologi yang saling bertentangan.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *