Fallon Sherrock berhasil membuat kejutan besar setelah mengalahkan pelempar darts nomor satu dunia, Luke Littler, dalam sebuah pertandingan langsung di hadapan penonton di Manchester Central arena. Kemenangan tersebut diraih Sherrock sebagai penantang amatir ke-15 dalam acara siaran langsung yang ditayangkan oleh Netflix pada Jumat malam.
Pertarungan Sengit dan Kontroversi Kelayakan
Program berjudul Beat Luke Littler tersebut menawarkan taruhan besar, yakni hadiah senilai £501.000 bagi siapa saja dari 20 penantang amatir yang mampu menaklukkan Littler dalam satu leg pertandingan darts. Acara ini dipandu oleh Gary Lineker dan Richard Osman, serta menjadi pertaruhan bagi Netflix untuk menarik penonton di tengah persaingan dengan final acara BBC, The Celebrity Traitors. Pihak penyelenggara bahkan telah menyiapkan rencana cadangan jika Littler mengalami kekalahan pada ronde-ronde awal.
Sebelum berhasil ditaklukkan Sherrock setelah berjalan sekitar dua setengah jam, “the Nuke” sempat mengalahkan berbagai peserta dengan beragam kemampuan, termasuk dua remaja berusia 14 tahun, Mackinley Cooper-Johnson dan Jayden Walker, serta mantan pelempar pemuda Irlandia, Pearse Mackle. Keikutsertaan Sherrock sempat memicu kontroversi karena ia memiliki gelar MBE untuk pengabdian pada olahraga darts serta pernah tampil di Kejuaraan Darts Dunia PDC dan memenangkan Women’s World Matchplay 2022.
Namun, pihak Netflix menyatakan bahwa siapa pun yang belum pernah memiliki kartu tur PDC berhak untuk ambil bagian. Presiden PDC, Barry Hearn, yang turut serta dalam proses audisi, membela keikutsertaan Sherrock dengan menegaskan bahwa yang bersangkutan tidak memegang kartu tur PDC dan berhak untuk mendaftar tanpa ada alasan untuk melarangnya. Sherrock sendiri mengakui sempat menghadapi banyak komentar negatif, tetapi ia menegaskan bahwa dirinya memenuhi kriteria dan tidak menganggap dirinya sebagai profesional.
Reaksi Usai Pertandingan dan Kesuksesan Acara
Kemenangan Sherrock atas Littler disambut sorak-sorai meriah dari penonton serta pelukan dari anak laki-lakinya. Ia mengaku sangat bangga dan kehilangan kata-kata setelah momen luar biasa tersebut. Sementara itu, Luke Littler menerima kekalahannya dengan lapang dada dan memuji permainan lawannya sebagai kelas dunia, sembari membuka peluang untuk menggelar acara serupa tahun depan bersama Netflix.
Pertunjukan yang digagas oleh perusahaan produksi Workerbee yang berbasis di Manchester ini dinilai berhasil menarik audiens kelas pekerja dan mendukung langkah Netflix menyiarkan acara langsung arus utama. Direktur Pelaksana Workerbee, Michelle Chappell, seperti dilaporkan The Guardian, menyatakan bahwa ide awal acara tersebut lahir dari gagasan untuk melihat seseorang menantang Luke Littler dalam sebuah ajang olahraga yang dikemas sebagai pertunjukan besar penuh humor dan ketegangan.
Di balik persaingan siaran antara Beat Luke Littler dan The Celebrity Traitors, kedua program tersebut sama-sama bernaung di bawah perusahaan produksi global Banijay.
Sumber: World news | The Guardian








