Seorang pencari kerja bernama Firas Subiro (34) menceritakan tantangan yang dihadapinya saat berupaya mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang dan keterampilannya. Pria yang sebelumnya menjabat sebagai supervisor tersebut menilai opsi lowongan kerja yang tersedia saat ini cukup terbatas.
Firas menguasai sejumlah bidang, mulai dari manajerial, layanan, hingga pengelolaan proyek. Kendati demikian, ia menyadari kesempatan karier pada posisi yang setara dengan pengalamannya tidak banyak tersedia saat ini.
Membuka Peluang dan Menjalankan Usaha Sampingan
“Sebenarnya sih tidak muluk-muluk (pekerjaan) karena memang pilihannya juga saya yakin agak terbatas ya untuk situasi sekarang. Jadi ya mencoba untuk melamar yang sesuai skill saya saja,” kata Firas kepada CNNIndonesia.com di acara bursa kerja yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jumat (23/10).
Masa pencarian kerja Firas baru berlangsung sekitar satu minggu seusai masa kontrak di perusahaan sebelumnya berakhir. Walau menyadari opsi lowongan untuk level pengalaman yang dimilikinya masih minim, ia mengaku tetap optimistis. Ia berharap bisa memperoleh posisi yang setara atau lebih tinggi, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk kembali memulai kariernya dari tingkat dasar.
“Saya tetap positif saja untuk mendapatkan yang di level yang sama atau bahkan yang di atas. Tapi kalau dari pengalaman saya meniti pekerjaan memang terkadang harus dari bawah juga,” tutur Firas.
Di tengah upayanya melamar pekerjaan, Firas yang bertindak sebagai pencari nafkah keluarga berusaha untuk tetap produktif. Ia saat ini mengelola bisnis kafe dan menarik penumpang sebagai pengemudi transportasi online. Aktivitas sebagai pengemudi daring tersebut telah ia jalani sejak duduk di bangku kuliah hingga sewaktu dirinya masih menjabat sebagai supervisor.
Soroti Kriteria Batasan Usia Lowongan Kerja
Selain masalah ketersediaan posisi, Firas memberikan perhatian khusus pada syarat batasan usia yang kerap dicantumkan perusahaan dalam proses rekrutmen. Menurut pengalamannya ketika memimpin tim dan merekrut pegawai, indikator utama yang perlu dinilai dari seorang calon pekerja adalah integritas, keterampilan, serta rekam jejak pengalaman.
“Menurut saya masih tidak related sih (terkait batasan umur sebagai syarat lowongan pekerjaan). Kalau untuk dalam keadaan beberapa perusahaan karena saya ketika dulu hiring orang tidak memandang umur. Kita memandang dari integritas orangnya, dari skill-nya dan juga seringkali kan dari pengalamannya,” ujar Firas.







