Daftar Isi
Lintasarta memperkuat komitmennya dalam mendukung kedaulatan digital Indonesia melalui inisiatif Merdeka AI. Upaya ini diwujudkan dengan menghadirkan infrastruktur dan layanan AI yang memungkinkan perusahaan mengelola data, keamanan, dan operasional bisnis di Indonesia sesuai dengan hukum dan regulasi nasional.
Fondasi Digital dan Layanan Cloudeka
Director & Chief IT Services Officer Lintasarta, Ginandjar menyatakan, bahwa Merdeka AI adalah bagian dari upaya Lintasarta membangun fondasi digital bagi industri nasional untuk mengadopsi AI sesuai kebutuhan bisnis.
“Bagi Lintasarta, Merdeka AI bukan sekadar inisiatif teknologi, melainkan komitmen untuk memperkuat kemandirian digital Indonesia. Kami ingin memastikan industri nasional memiliki akses terhadap infrastruktur dan kapabilitas AI yang andal, sekaligus tetap memiliki kendali atas data, keamanan, dan operasional bisnisnya,” ujar Ginandjar dalam keterangan tertulis, Minggu (8/11/2026).
Komitmen Lintasarta terhadap kedaulatan digital diwujudkan melalui pengembangan infrastruktur dan layanan digital yang beroperasi di Indonesia. Salah satunya melalui Cloudeka, layanan cloud Lintasarta yang menyediakan fondasi infrastruktur digital bagi perusahaan dengan memperhatikan aspek keamanan, pengelolaan data, dan kebutuhan bisnis.
Melalui layanan Sovereign AI, Cloudeka didukung pusat data yang beroperasi di Indonesia. Dengan demikian, perusahaan dapat memanfaatkan infrastruktur digital dalam yurisdiksi nasional sekaligus mendukung kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Dukungan Sektor Strategis dan Sertifikasi Tata Kelola
Kapabilitas ini didukung pengalaman Lintasarta dalam melayani berbagai sektor strategis. Saat ini, Lintasarta melayani lebih dari 30 persen perusahaan BUMN di Indonesia serta sejumlah perusahaan digital native terkemuka. Di sektor perbankan, pelanggan Lintasarta mencakup seluruh bank nasional, serta berbagai bank swasta, bank syariah, dan Bank Pembangunan Daerah (BPD). Sementara di sektor energi dan minyak dan gas bumi, layanan Lintasarta digunakan oleh perusahaan dari sektor hulu hingga hilir.
Dari sisi tata kelola, Lintasarta juga telah memperoleh sertifikasi ISO/IEC 42001:2023 untuk Artificial Intelligence Management System (AIMS) dari TÜV SÜD Indonesia pada Oktober 2026. Pencapaian ini menjadikan Lintasarta sebagai perusahaan ICT nasional pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi tersebut, sekaligus memperkuat komitmen perusahaan terhadap pengelolaan AI yang sistematis dan bertanggung jawab.
Merdeka AI Summit
Sebagai bagian dari inisiatif ini, Lintasarta akan menyelenggarakan Merdeka AI Summit: Cloudeka Sovereign for Future Enterprise. Forum ini mempertemukan pemerintah, pelaku industri, dan ekosistem teknologi untuk memperkenalkan kapabilitas AI Lintasarta serta mendorong pemanfaatan AI yang sesuai dengan kebutuhan industri dan prioritas nasional.
“Merdeka AI adalah upaya membangun kemampuan dari dalam negeri agar perusahaan memiliki fondasi sesuai prioritasnya. Di Merdeka AI Summit, kami akan menunjukkan bagaimana Lintasarta mengadopsi keahlian global dengan tetap mengutamakan kendali atas data dan operasional di Indonesia, sehingga perusahaan dapat memanfaatkan peluang AI sambil menjaga kedaulatan digital,” tutup Ginandjar.








