Dunia

Kebakaran Cairngorms: Tunas Hijau Mulai Tumbuh di Lahan Hangus

Kebakaran Cairngorms: Tunas Hijau Mulai Tumbuh di Lahan Hangus

Lebih dari tiga bulan setelah kebakaran melahap area seluas 25 kilometer persegi padang rumput dan hutan di kawasan Cairngorms, tanda-tanda awal pemulihan ekosistem mulai terlihat di antara sisa-sisa lahan yang terbakar. Wilayah yang sebelumnya tertutup pepohonan pinus kini didominasi hamparan arang dan dedaunan yang gosong.

Program Pemulihan Vegetasi dan Penanaman Pohon

Dalam laporan yang dipublikasikan oleh The Guardian, Amanda Thomson menceritakan keterlibatannya bersama kelompok relawan yang menanam lebih dari 3.000 bibit tanaman pegunungan di salah satu lembah terdampak. Jenis tanaman yang ditanam mencakup goat willow, creeping willow, downy birch, dan alder. Spesies-spesies tersebut sebelumnya sempat menyusut akibat konsumsi berlebihan oleh hewan ternak.

Benih tanaman tersebut dikumpulkan dari populasi tersisa di wilayah sekitar, kemudian disemai di Cairngorms Connect Tree Nursery. Langkah ini menjadi bagian dari program jangka panjang pemulihan lanskap di kawasan tersebut.

Tanda Kenaikan Kehidupan dan Dampak pada Hutan

Batas antara area yang terbakar dan kawasan yang tetap utuh terlihat sangat jelas di beberapa titik. Di tengah lahan yang hangus, tunas-tunas baru seperti rumpun rumput rusa (deer-grass), pakis hijau, hingga tunas pohon birch mulai bermunculan dari balik lapisan arang. Selain itu, jamur pirofilik atau jamur penyuka api juga mulai tumbuh di atas tanah yang terbakar dan membantu menciptakan kondisi yang dibutuhkan bagi pertumbuhan vegetasi baru.

Kerusakan terparah dilaporkan terjadi di dalam hutan, tempat api membakar hingga ke lapisan akar dan tanah gambut. Petugas penanganan bahkan masih harus mengatasi titik-titik panas dan sisa kepulan asap hingga satu bulan setelah api padam. Beberapa area juga sempat ditutup karena bahaya pohon tumbang.

Jalur pejalan kaki menuju An Lochan Uaine kini telah diperlebar untuk berfungsi sebagai pembatas api (firebreak) demi melindungi wilayah Meall a’ Bhuachaille dan pondok Ryvoan. Di tengah perubahan musim dan gugurnya dedaunan, tunas-tunas blaeberry terus tumbuh menyebar di atas tanah yang menghitam.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *