Otomotif

Sejarah dan 10 Perubahan Ikonik pada Ford F-150

Sejarah dan 10 Perubahan Ikonik pada Ford F-150
Daftar Isi
  1. Kemunculan Nama F-150 pada 1975
  2. Pembaruan Sasis, Suspensi, dan Teknologi Injeksi
  3. Evolusi Keamanan, Desain Aerodinamis, dan SVT Lightning
  4. Desain Ulang Menyeluruh dan Penambahan Varian V8
  5. Era Mesin EcoBoost dan Bodi Aluminium
  6. Elektrifikasi dan Model Hibrida

Pabrikan asal Amerika Serikat, Ford, memiliki sejarah panjang dalam eksperimen dan pengembangan lini truk ringan mereka yang kini dikenal sebagai Ford F-150. Kendaraan yang baru saja mendapatkan penyegaran ringan untuk tahun 2027 ini telah melalui berbagai evolusi signifikan sejak pertama kali menggunakan nama F-150 pada tahun 1975 hingga era elektrifikasi modern.

Kemunculan Nama F-150 pada 1975

Pada tahun 1975, Ford memperkenalkan F-150 yang memiliki peringkat berat kotor kendaraan atau GVWR lebih tinggi dibandingkan truk setengah ton lainnya saat itu, yaitu F-100. Langkah ini dilakukan agar F-150 dapat menghindari celah aturan emisi sehingga dapat dijual tanpa konverter katalitik yang wajib dimiliki oleh F-100. Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA) saat itu mengklasifikasikan kendaraan di bawah 6.000 pon sebagai truk ringan yang harus menggunakan bahan bakar tanpa timbal dan konverter katalitik. Ford membekali F-150 dengan komponen yang lebih tangguh sehingga memiliki GVWR 6.050 pon, melampaui batas ambang tersebut, sementara F-100 bertahan hingga tahun 1983 sebelum sepenuhnya digantikan oleh F-150.

Pembaruan Sasis, Suspensi, dan Teknologi Injeksi

Seluruh jajaran truk Ford mengalami perombakan total pada tahun 1980 dengan sasis baru yang lebih ringan dan penggunaan suspensi *twin traction beam* untuk model 4WD. Memasuki tahun 1985, Ford mulai menawarkan suntikan bahan bakar elektronik atau EFI pada F-150, dimulai dari mesin V8 berkapasitas 302 kubik inci. Pada tahun 1987, seluruh lini truk tersebut resmi meninggalkan sistem karburator dan menghadirkan ubahan estetika seperti lengkungan roda yang lebih membulat serta lampu depan yang sejajar dengan gril.

Evolusi Keamanan, Desain Aerodinamis, dan SVT Lightning

Tahun 1992 membawa pembaruan gaya dengan kurva aerodinamis yang membuat kendaraan ini dijuluki sebagai Fords “aeronose”. Setahun kemudian, tim kendaraan khusus Ford (SVT) memperkenalkan F-150 Lightning yang berorientasi performa dengan mesin Windsor V8 berkapasitas 5,8 liter. Generasi yang memasuki era kesembilan ini juga meningkatkan kenyamanan kabin dan fitur keselamatan seperti kantung udara sisi pengemudi yang menjadi standar mulai tahun 1994.

Desain Ulang Menyeluruh dan Penambahan Varian V8

Model tahun 1997 hadir dengan sasis dan desain baru yang sangat aerodinamis serta opsi mesin V6 dan dua V8 SOHC yang sepenuhnya dirombak. Selanjutnya pada tahun 2004, sasis beralih ke desain kotak penuh (*fully boxed*) yang diklaim jauh lebih kaku dibandingkan generasi sebelumnya. Perombakan berlanjut pada tahun 2009 dengan pemangkasan bobot sasis dan pengenalan trim Platinum serta model performa Raptor.

Era Mesin EcoBoost dan Bodi Aluminium

Pemberontakan besar pada sektor dapur pacu terjadi tahun 2011 dengan diperkenalkannya mesin EcoBoost V6 twin-turbo dan mesin V8 Coyote baru. Pada tahun 2015, F-150 beralih menggunakan bodi dan bak berbahan paduan aluminium di atas rangka baja yang berhasil memangkas bobot kendaraan secara substansial. Berbagai fitur keselamatan dan kenyamanan modern seperti kendali laju adaptif dan lampu LED turut ditambahkan pada periode ini.

Elektrifikasi dan Model Hibrida

Memasuki tahun 2021, girboks 10-percepatan diaplikasikan ke semua mesin, dan Ford memperkenalkan powertrain PowerBoost yang memadukan mesin EcoBoost V6 3,5 liter dengan motor listrik. Varian truk listrik penuh F-150 Lightning juga sempat dirilis sebelum akhirnya dihentikan penjualannya, sementara versi hibrida PowerBoost tetap tersedia bagi konsumen yang menginginkan truk berteknologi elektrifikasi.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *