Teknologi

Virgin Galactic Namai Pesawat Wisata Antariksa Apeiron

Virgin Galactic Namai Pesawat Wisata Antariksa Apeiron

Perusahaan penerbangan komersial Virgin Galactic mengumumkan nama untuk pesawat generasi terbarunya dari kelas Delta, yakni Apeiron. Langkah ini dilakukan di tengah penghentian sementara seluruh aktivitas penerbangan pariwisata luar angkasa di Amerika Serikat yang telah berlangsung selama sepuluh bulan.

Nama Baru dari Yunani Kuno

Nama Apeiron ditetapkan melalui mekanisme pemungutan suara oleh publik. Seperti dilaporkan Ars Technica dari siaran pers Virgin Galactic pada Rabu, istilah tersebut diambil dari konsep bahasa Yunani kuno yang bermakna tak terbatas.

Apeiron menjadi wujud pertama dari armada kelas Delta yang dikembangkan perusahaan. Ketika memensiunkan pesawat suborbital VSS Unity pada Juni 2024, Virgin Galactic menyampaikan rencana untuk mengoperasikan dua unit pesawat kelas Delta pada 2026.

Kondisi Industri Wisata Antariksa

Sektor pariwisata antariksa swasta sempat mengalami kemajuan pesat lima tahun lalu. Saat itu, Blue Origin dan Virgin Galactic mulai membawa warga sipil dalam penerbangan suborbital, sementara SpaceX menerbangkan warga biasa ke orbit bumi menggunakan kapsul Crew Dragon.

Namun, intensitas penerbangan tersebut menurun signifikan. Pesawat New Shepard milik Blue Origin belum kembali mengudara sejak penerbangan terakhirnya pada Januari, sepuluh bulan lalu. Pengembangannya ditangguhkan karena fokus tim rekayasa dialihkan untuk mendukung roket New Glenn serta pendarat bulan Blue Moon.

Sementara itu, SpaceX telah menghentikan penerbangan bebas terakhir dengan wahana Dragon dalam misi Fram2 pada April 2025. Sisa jadwal penerbangan Dragon yang tersisa kini ditujukan ke stasiun luar angkasa dan diwajibkan membawa setidaknya satu astronot pemerintah sebelum armada tersebut dipensiunkan. Di sisi lain, belum ada tenggat waktu pasti terkait kesiapan roket Starship milik SpaceX untuk membawa manusia ke luar angkasa.

Dengan purna tugasnya VSS Unity milik Virgin Galactic lebih dari dua tahun lalu, industri penerbangan pariwisata antariksa di Amerika Serikat kini menggantungkan harapannya pada kesiapan operasional kapal kelas Delta seperti Apeiron.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *