Daftar Isi
Audi berencana mendirikan pabrik perakitan kendaraan pertamanya di Amerika Serikat yang berlokasi di Macon, Georgia. Rencana besar tersebut diumumkan langsung oleh Presiden Donald Trump dalam sebuah kampanye politik di Perry, Georgia, pada Sabtu (24/10).
Pembangunan Pabrik Audi di Georgia
Menurut laporan Wall Street Journal seperti dikutip Jalopnik, langkah ini diambil produsen otomotif global tersebut untuk lebih fokus melayani pembeli di Amerika Serikat di tengah penurunan penjualan di wilayah lain akibat kebijakan tarif. Presiden Trump menyatakan kegembiraannya atas investasi manufaktur otomotif skala besar yang dilakukan oleh perusahaan asal Jerman tersebut di wilayah Georgia. Pabrik baru itu diproyeksikan mampu memproduksi sebanyak 200.000 unit kendaraan setiap tahunnya, dengan proses konstruksi yang dijadwalkan mulai berjalan pada bulan depan.
Ancaman Mogok Kerja Karyawan Volkswagen di Jerman
Di belahan dunia lain, para pekerja Volkswagen di Jerman melayangkan ancaman aksi mogok kerja mulai Januari mendatang. Berdasarkan laporan Reuters, para buruh menuntut agar pembuat mobil terbesar di Eropa tersebut membatalkan keputusan pembatalan perjanjian upah yang dilakukan belum lama ini. Ketegangan meningkat setelah Volkswagen memutus hampir seluruh kesepakatan upah dengan pekerja Jerman bulan lalu, sehingga standar lama terkait jam kerja dan tunjangan hari raya harus dinegosiasikan ulang. Langkah efisiensi drastis ini ditempuh perusahaan untuk memangkas 100.000 posisi pekerjaan serta menutup hingga empat pabrik di Jerman akibat persaingan ketat dengan produsen China, beban tarif, dan transisi kendaraan listrik yang mahal.
Perkembangan Perdagangan dengan Kanada dan Rencana Chery
Sementara itu, Presiden Donald Trump memperkirakan perang dagang antara Amerika Serikat dan Kanada akan segera berakhir dalam waktu dekat. Berdasarkan Automotive News, Trump menyebut bahwa pihak Kanada bersedia memberikan berbagai hal demi tercapainya kesepakatan dagang baru. Saat ini, kedua negara saling mengenakan tarif sebesar 25 persen untuk impor kendaraan tertentu yang tidak memenuhi ketentuan perjanjian perdagangan. Di sisi lain, produsen mobil asal China, Chery Automobile, tengah mempertimbangkan pendirian fasilitas manufaktur lokal di Kanada setelah meluncurkan penjualan di pasar tersebut tahun berikutnya. Berdasarkan Bloomberg, Wakil Presiden Eksekutif Chery, Guibing Zhang, menyampaikan dalam wawancara di Wuhu bahwa perusahaan sedang menjajaki opsi untuk mengambil alih kapasitas pabrik yang tidak terpakai serta bekerja sama dengan mitra lokal demi memperkuat eksistensinya di kawasan Amerika Utara.







