Teknologi

Tangkal Scraping AI, Pengelola Situs Pasang Anubis

Pengelola situs web mulai menerapkan sistem perlindungan Anubis untuk menjaga stabilitas server dari aktivitas penarikan data atau scraping agresif yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan kecerdasan buatan (AI). Praktik penyedotan data massal tersebut sebelumnya kerap mengakibatkan situs mengalami gangguan teknis hingga tidak dapat diakses sama sekali oleh publik.

Mekanisme Proof-of-Work untuk Membebani Scraper

Sistem perlindungan Anubis hadir sebagai jalan tengah dengan memanfaatkan skema Proof-of-Work (PoW). Mekanisme ini mengadopsi prinsip yang serupa dengan Hashcash, sebuah sistem komputasi yang awalnya dirancang untuk menekan peredaran spam pada surat elektronik.

Melalui sistem ini, beban komputasi tambahan yang dibebankan kepada pengunjung individual tergolong sangat kecil sehingga tidak memengaruhi kenyamanan berselancar. Namun, ketika diterapkan pada operasi scraper berskala masif, akumulasi beban tersebut meningkat secara signifikan dan membuat biaya penarikan data otomatis menjadi jauh lebih mahal.

Solusi Sementara Sembari Mematangkan Identifikasi Peramban

Penerapan tantangan komputasi ini disiapkan sebagai penanganan sementara. Pengelola situs menggunakannya sembari meluangkan waktu untuk mengembangkan teknik pelacakan jejak digital atau fingerprinting guna mendeteksi headless browser, salah satunya melalui analisis metode render fon (font rendering).

Metode identifikasi lanjutan tersebut ditargetkan dapat membedakan bot otomatis dari pengunjung manusia secara lebih akurat, sehingga pengguna yang terindikasi sah tidak perlu lagi menghadapi laman tantangan Proof-of-Work.

Pengelola situs juga menginformasikan bahwa sistem Anubis memerlukan dukungan fitur JavaScript modern untuk dapat beroperasi dengan baik. Pengguna yang mengaktifkan ekstensi pelindung privasi peramban seperti JShelter diminta untuk menonaktifkan pengaya tersebut secara khusus pada domain terkait agar halaman web dapat dimuat dengan sempurna.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *