Sport

Shin Tae Yong Minta Rumput JIS Dibenahi Usai SUGBK Direnovasi

Shin Tae Yong Minta Rumput JIS Dibenahi Usai SUGBK Direnovasi

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae Yong, meminta kualitas rumput Jakarta International Stadium (JIS) segera ditingkatkan menyusul rencana renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang berlangsung hingga Maret 2027.

Kendala bagi Persija dan Harapan STY

Kondisi tersebut dinilai menyulitkan Persija dalam memberikan penampilan terbaik bagi para suporter atau Jakmania. Pelatih asal Korea Selatan tersebut menekankan pentingnya ketersediaan lapangan yang memadai untuk mendukung strategi permainan skuad Macan Kemayoran.

“Tentu hal ini [renovasi SUGBK] sangat disayangkan. Sebenarnya untuk memberikan tontonan dan hiburan yang baik kepada para suporter, kami membutuhkan lapangan yang berkualitas seperti GBK,” ujar Shin dalam konferensi pers jelang pertandingan melawan Dewa United, Jumat (30/10).

“Namun, apa boleh buat jika keputusannya sudah seperti itu. Saya berharap setidaknya lapangan di JIS bisa segera dibenahi dan kualitasnya menjadi jauh lebih baik agar kami bisa menampilkan permainan yang baik untuk para pendukung,” lanjutnya.

Kritik mengenai permukaan lapangan JIS ini bukan kali pertama disampaikan. Sebelumnya, STY bersama pemain Rizky Ridho juga memberikan komentar serupa usai pertandingan antara Persija dan Persik Kediri pada Senin (26/10).

Tanggapan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan respons terkait keluhan dari kubu Persija dengan memastikan bahwa PT JakPro selaku pengelola stadion akan segera melakukan perbaikan rumput di JIS.

Pramono memaparkan bahwa proses pemulihan rumput stadion saat ini berjalan jauh lebih cepat dibandingkan waktu-waktu sebelumnya. Pihak pengelola kini hanya memerlukan waktu selama satu pekan untuk menyiapkan lapangan setelah selesai dipakai menggelar konser.

“Bahwa kemudian dalam pertandingan itu masih ada rumput yang belum sempurna, sebenarnya ini sudah sesuatu yang luar biasa. Kalau dulu penyelesaian rumput habis konser dan sebagainya itu kan butuh waktu 2-3 bulan, sekarang sudah satu minggu bisa dilakukan pertandingan,” tutur Pramono.

“Bahwa ada kekurangan, kemarin Pak Dirut Jakpro menyampaikan kepada saya segera akan dilakukan penyempurnaan terhadap itu. Dan mudah-mudahan segera bisa kita perbaiki,” pungkasnya.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *