Pelatih Barcelona Hansi Flick menyatakan bahwa Lamine Yamal memberikan respons yang sangat baik setelah tidak meraih penghargaan Ballon d’Or pada Senin lalu. Pemain sayap berusia 19 tahun tersebut finis di tempat ketiga dalam pemungutan suara pemain terbaik dunia di belakang Harry Kane dan Kylian Mbappe, meskipun meraih gelar La Liga bersama klub Catalan dan menjuarai Piala Dunia bersama Spanyol.
Pandangan Pelatih Terhadap Yamal
Hansi Flick menyampaikan pendapatnya menjelang pertandingan kandang pemimpin klasemen La Liga melawan Alaves pada hari Jumat (15/10). Menurutnya, Harry Kane memang pantas menerima penghargaan tersebut, namun ia menilai Lamine Yamal sudah berada di level yang dibutuhkan untuk memenangkannya.
“Harry Kane deserved it, but you already know what I think about Lamine. He’s at the level required to win this award,” ujar Flick seperti dilaporkan Al Jazeera.
Flick menambahkan bahwa dirinya sangat bangga dengan reaksi pemain mudanya yang langsung fokus dalam sesi latihan. Menurut sang pelatih, sikap tersebut sangat baik dan dibutuhkan oleh tim.
Persiapan Menghadapi Alaves
Yamal akan memiliki kesempatan untuk melupakan kekecewaan tersebut pada hari Sabtu ketika Barcelona berusaha bangkit di kandang sendiri saat menjamu Alaves. Klub berjuluk Blaugrana tersebut sebelumnya menelan dua kekalahan beruntun setelah sempat memenangi 11 pertandingan pertama di semua kompetisi.
Kekalahan pertama dialami Barcelona dengan skor 4-2 saat bertandang ke markas PSG dalam ajang Liga Champions pada hari Selasa sebelumnya. Hasil negatif di ibu kota Prancis itu langsung diikuti kekalahan 2-1 di kandang sendiri dari Real Madrid di ajang La Liga pada akhir pekan lalu melalui penampilan gemilang Mbappe.
“The most important thing tomorrow is to win,” tutur Flick mengenai target timnya.
Flick menjelaskan bahwa timnya tampil baik, memiliki keyakinan pada kekuatan sendiri, serta menunjukkan suasana positif dan sesi latihan yang bagus. Ia menambahkan bahwa Alaves merupakan tim yang mampu bertahan dengan baik, namun timnya ingin menampilkan performa terbaik sebagai Barcelona.
Barcelona saat ini masih memimpin klasemen sementara La Liga dengan keunggulan dua poin menjelang pertandingan melawan Atletico Madrid. Pelatih asal Jerman tersebut mengakui dirinya tidak menyukai kekalahan, tetapi menegaskan bahwa kompetisi musim ini masih sangat panjang.
“We have to deal with it. We could have won, but we have to accept defeat and learn from it,” ujar Flick sambil menambahkan bahwa trofi baru bisa dimenangkan pada akhir musim.







