Sebuah pertemuan tak terencana di Slimbridge, Gloucestershire, mengantarkan seorang penulis bersama pasangannya dalam sebuah petualangan pengamatan burung yang penuh kejutan dan kemurahan hati.
Pertemuan Tak Terduga Menuju Muara
Kunjungan penulis dan kekasihnya, Beth, ke Slimbridge Wetland Centre sempat buyar akibat pusat pengunjung yang ditutup. Di tengah kekecewaan tersebut, seorang pria berjangka yang mengemudikan mobil Mini Cooper tua tiba-tiba menyapa mereka dari balik jendela mobil.
Pria bernama Phil tersebut mengajak keduanya untuk mencari jalur alternatif menuju muara sungai setelah mendapati pusat konservasi itu tutup. Tanpa pikir panjang, Beth langsung naik ke kursi belakang mobil sementara sang penulis menyusul, dan kendaraan pun melaju ke tempat yang belum mereka kenal.
Keanekaragaman Hayati di Sepanjang Jalur Severn
Setibanya di lokasi, ketiganya melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki mengikuti Phil menyusuri jalur setapak menuju pantai. Sepanjang perjalanan, Phil menunjukkan antusiasme tinggi terhadap alam sekitar, mulai dari kondisi cuaca, gereja kuno di atas bukit, hingga pertemuan kebetulan mereka.
Phil, yang berprofesi sebagai seorang komponis dan membantu mengelola sebuah museum di kota pertengahan Wales, memiliki keahlian mengamati burung seumur hidup. Ia mengenalkan berbagai jenis burung kepada mereka, mulai dari burung kedidi, tit berekor panjang, shelduck, dunlin, hingga berbagai jenis angsa, serta menceritakan suara panggilan burung rangkong.
Menjelati bagian tanggul laut Severn, mereka sempat berpapasan dengan rusa roe yang bertanduk indah. Pengalaman tersebut mengingatkan penulis pada sebuah dokumenter YouTube berjudul Listers mengenai dunia kompetitif pengamatan burung di Amerika Serikat yang kerap diwarnai strategi licik dan perilaku toksik demi mengejar burung langka.
Namun, suasana bersama Phil jauh dari kesan kompetitif. Setibanya di atas tanggul laut, hamparan cakrawala memperlihatkan pemandangan matahari terbenam yang memukau di atas lumpur pasang yang dipenuhi burung wader dan burung cemar, diiringi kemunculan seekor marsh harrier yang terbang anggun di atas kerumunan burung lainnya.
Sumber: Environment | The Guardian







