Menjelang perayaan Halloween, majalah TIME menanyakan kepada para tamu undangan mengenai ketakutan terbesar mereka serta film horor favorit untuk menyambut musim seram ini. Pertanyaan tersebut diajukan dalam ajang TIME100 Next Gala 2026 yang berlangsung pada 29 Oktober di New York City.
Pilihan Film Horor Klasik dan Modern
Sejumlah pesohor menyebutkan film horor klasik sebagai tontonan pilihan mereka. Aktor Cooper Hoffman merekomendasikan film Rosemary’s Baby, sementara aktor Dominic Sessa memilih Resident Evil.
Paapa Essiedu, aktor yang akan membintangi adaptasi serial Harry Potter di HBO, memilih film horor modern berjudul Obsession. Ia menyebut film tersebut sangat mengerikan, menghibur, serta sebuah karya yang luar biasa cemerlang.
Sutradara film Obsession, Curry Barker, menunjukkan pengetahuan mendalamnya mengenai film horor dengan menyebutkan berbagai judul dari lintas generasi. Deretan film pilihannya meliputi A Nightmare on Elm Street, versi asli The Texas Chain Saw Massacre, The Invisible Man, Weapons, Hereditary, serta Midsommar. Saat ini, Barker sedang menggarap proyek film baru berjudul Anything But Ghosts yang dijadwalkan rilis pada Mei mendatang.
Ketakutan Eksistensial dan Pengalaman Spiritual
Komedian sekaligus mantan pengisi acara SNL, Chloe Fineman, memberikan pandangan yang lebih bersifat eksistensial. Baginya, hal yang paling menakutkan untuk disaksikan saat ini adalah berita, kondisi dunia, dan media sosial, di mana ia menganggap Instagram sebagai film horornya sendiri.
Musikus Conan Gray memilih pendekatan yang lebih hangat dengan menyebut Practical Magic sebagai film wajib tonton yang lebih bernuansa nyaman ketimbang benar-benar menakutkan. TIME kemudian meminta tanggapan aktris Joey King, yang membintangi sekuel Practical Magic 2, apakah ia merasakan indra keenam atau sisi magis setelah terlibat dalam cerita ikonik tersebut.
Joey King mengaku merasa ada tabir tipis yang menghubungkan dunia dengan alam setelah kematian. Ia menceritakan bahwa dirinya pernah mengalami kejadian menyeramkan sekaligus menyenangkan, namun pengalaman menakutkan itu membuatnya sempat menutup diri sebelum akhirnya lebih bisa menerima sisi tersebut saat ini. Ia juga mengungkapkan keinginannya untuk menemui seorang medium, tetapi merasa terlalu takut untuk mengetahui masa depannya.
Ajang TIME100 Next Gala tersebut dipersembahkan oleh Rolex, Toyota, American Airlines, Danantara, Project Management Institute, dan Target.
Sumber: TIME








