Nasional

Gus Ipul Puji Agen Perlinsos Banyumas, Capaian Data Unggul

Gus Ipul Puji Agen Perlinsos Banyumas, Capaian Data Unggul

Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan apresiasi kepada ribuan Agen Perlindungan Sosial di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, atas kontribusi mereka dalam membantu warga melakukan registrasi ulang serta pemutakhiran data perlinsos secara digital. Sebanyak 8.217 warga dari berbagai latar belakang di wilayah tersebut telah bergabung menjadi Agen Perlinsos.

Capaian Melampaui Rata-Rata Nasional

Peran para agen tersebut berhasil memasukkan ratusan ribu kepala keluarga ke dalam sistem perlinsos digital. Menurut Saifullah Yusuf, jumlah kepala keluarga di Banyumas yang masuk ke dalam sistem telah mencapai 209.176 keluarga atau sekitar 32,21 persen.

Pernyataan tersebut disampaikannya ketika memberikan arahan dalam acara Penguatan Penjangkauan Sekolah Rakyat dan Perlindungan Sosial di GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, pada Senin (2/11/2026). Acara itu dihadiri oleh ribuan peserta, termasuk perwakilan RT/RW, operator SIKS-NG, SDM PKH, hingga para siswa Sekolah Rakyat yang menampilkan berbagai pertunjukan seni.

Dalam arahannya, Saifullah Yusuf menekankan bahwa kerja sama lintas sektor dari tingkat pusat hingga daerah memegang peranan vital untuk mewujudkan keakuratan data. Ia berharap langkah di Banyumas dapat menjadi fondasi untuk mewujudkan kesejahteraan secara nasional melalui data yang akurat.

Sistem Terintegrasi dan Berbasis AI

Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa perlinsos digital merupakan terobosan pemutakhiran data yang terhubung dengan berbagai instansi pemerintah, mulai dari Dukcapil, Samsat, ATR/BPN, PLN, BPJS Kesehatan, hingga BPJS Ketenagakerjaan. Melalui integrasi tersebut, penentuan kelayakan penerima bantuan sosial tidak lagi ditentukan oleh agen, melainkan diproses menggunakan kecerdasan buatan.

Sementara itu, para agen bertindak sebagai relawan yang mendampingi warga yang ingin mendaftar ulang atau mengajukan diri untuk menerima bantuan sosial. Dalam kesempatan yang sama, seorang perangkat Desa Cilongok bernama Muhammad Mubarok membagikan pengalamannya menggunakan mekanisme usul dan sanggah dalam sistem digital tersebut untuk membantu warga yang kurang mampu.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan dukungan penuh terhadap penerapan sistem perlindungan sosial digital yang terintegrasi. Ia berharap sistem ini dapat menekan tingkat kesalahan data sehingga penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat menjadi jauh lebih tepat sasaran.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Supomo, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jateng Imam Maskur, Ketua DPRD Kabupaten Banyumas Agus Priyanggodo, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Banyumas.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *