Politikus sayap kanan Brasil, Flavio Bolsonaro, mendarat di Miami bersama keluarganya pada Rabu dan mendeklarasikan dirinya sebagai pemimpin sah negara tersebut. Keberangkatan ini terjadi setelah Mahkamah Agung meminta dirinya menyerahkan paspor agar tidak dapat meninggalkan Brasil.
Perjalanan ke Amerika Serikat dan Polemik Pemilu
Flavio Bolsonaro tidak mengakui kekalahannya dalam pemilihan presiden hari Minggu dari lawannya, petahana Luiz Inacio Lula da Silva. Ia sempat mengunggah surat terbuka di platform X yang mendeklarasikan dirinya sebagai presiden terpilih, sebelum menghapusnya dan memperbarui surat tersebut dengan menyatakan bahwa dirinya adalah pemimpin sah Brasil.
Seperti dilaporkan Deutsche Welle: DW.com, Flavio Bolsonaro bersama istri dan dua anak perempuannya terlihat turun dari pesawat Gulfstream G400 di bandara Miami-Opa Locka pada Rabu pagi. Perjalanan mereka melintasi benua Amerika dimulai dengan terbang ke Argentina pada Selasa malam, lalu menggunakan jet pribadi ke Guayaquil di Ekuador sebelum melanjutkan penerbangan ke Miami, Florida. Menurut kantor berita AFP, ia memiliki kewarganegaraan Italia sehingga tetap dapat bepergian meskipun paspor Brasil dan diplomatiknya dibatalkan.
Flavio Bolsonaro menuduh pemilu tersebut dicuri dan menyebut para hakim berhaluan kiri melakukan perburuan penyihir politik terhadap keluarganya. Ia menghadapi penyelidikan kriminal atas dugaan kejahatan keuangan di Mahkamah Agung dan akan kehilangan kekebalan hukumnya pada Februari mendatang ketika masa jabatannya di Senat berakhir. Sebelumnya, ia sempat menyatakan di Instagram pada Senin bahwa dirinya tidak berniat meninggalkan negara tersebut.
Partai pendukung Flavio Bolsonaro telah mengakui hasil pemilihan umum hari Minggu, sementara para pengamat internasional menyatakan pemilu berjalan adil. Kepala otoritas pemilihan umum Brasil menegaskan bahwa pemungutan suara berlangsung normal dan sesuai dengan hukum serta konstitusi negara.
Potensi Ketegangan Diplomatik
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan akan memberikan visa kepada Flavio Bolsonaro beserta keluarganya. Kehadiran politikus tersebut di Florida dinilai berpotensi memperdalam ketegangan antara dua negara berpenduduk terbanyak di benua Amerika tersebut.
Presiden AS Donald Trump, ketika ditanya oleh para wartawan di Pangkalan Gabungan Andrews mengenai komentar Flavio Bolsonaro, menolak memberikan tanggapan dan mengulangi pandangannya bahwa pemilu tersebut sangat aneh. Selama masa kampanye, Presiden Lula menuduh pemerintahan Trump berkolusi dengan keluarga Bolsonaro untuk membantu mereka berkuasa kembali. Sementara itu, ayah Flavio, Jair Bolsonaro, saat ini berada di penjara di Brasil atas tuduhan memimpin konspirasi untuk mempertahankan kekuasaan usai kekalahannya pada pemilu 2022.







