Politik

Elektabilitas PAN Naik Jadi 5,8 Persen Versi Survei IPO

Elektabilitas PAN Naik Jadi 5,8 Persen Versi Survei IPO

Lembaga survei Indonesia Political Opinion (IPO) merilis hasil jajak pendapat terbaru mengenai tingkat keterpilihan atau elektabilitas partai politik. Dalam survei tersebut, Partai Amanat Nasional (PAN) yang dipimpin oleh Zulkifli Hasan mencatatkan tren kenaikan elektabilitas.

Hasil Survei dan Metodologi

Survei IPO ini diselenggarakan pada rentang waktu 12 hingga 20 Oktober 2026 dengan melibatkan total 1.200 responden yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Pengambilan sampel menerapkan metode multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen serta margin of error kurang lebih 2,9 persen.

Berdasarkan hasil temuan tersebut, partai yang dinahkodai Zulkifli Hasan atau Zulhas ini mengantongi elektabilitas sebesar 5,8 persen. Perolehan tersebut menempatkan PAN pada peringkat keenam, berada di atas Partai Keadilan Sejahtera serta Partai NasDem.

Kenaikan Perolehan Suara

Angka elektabilitas PAN dalam survei IPO kali ini mengalami peningkatan sebesar 0,7 persen. Pada periode survei sebelumnya yang dilaksanakan tanggal 27 Juli sampai 3 Agustus 2026, partai tersebut meraup 5,1 persen dan berada di bawah Partai Kebangkitan Bangsa.

Berikut adalah rincian lengkap hasil elektabilitas partai politik berdasarkan survei IPO pada Oktober 2026:

1. Partai Gerindra: 23,1 persen
2. PDI Perjuangan: 11,6 persen
3. Partai Golkar: 10,7 persen
4. Partai Kebangkitan Bangsa: 6,1 persen
5. Partai Demokrat: 5,9 persen
6. Partai Amanat Nasional: 5,8 persen
7. Partai Keadilan Sejahtera: 4,6 persen
8. Partai NasDem: 4,2 persen
9. Partai Solidaritas Indonesia: 2,9 persen
10. Partai Persatuan Pembangunan: 1,6 persen
11. Partai Gerakan Rakyat: 0,9 persen
12. Partai Gelora: 0,8 persen
13. Partai Hanura: 0,2 persen
14. Partai Perindo: 0,0 persen
15. Partai Ummat: 0,0 persen
16. Partai Buruh: 0,0 persen
17. Partai Kebangkitan Nasional: 0,0 persen
18. Partai Garuda: 0,0 persen
Tidak Tahu/Tidak Jawab/Rahasia (TT/TJ/RHS): 21,6 persen

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *