Daftar Isi
Pabrikan mobil asal Korea Selatan, Kia, tengah menyiapkan sejumlah perubahan besar untuk lini kendaraan mereka menjelang akhir dekade ini. Berdasarkan dokumen internal yang bocor dan dilaporkan oleh CarScoops, Kia menyiapkan generasi baru untuk sejumlah model populer serta memperluas jajaran kendaraan listrik mereka.
Rencana Produksi Model Baru di Berbagai Pabrik
Dokumen yang bersumber dari Komite Stabilitas Ketenagakerjaan Kia tersebut merinci strategi produk untuk tahun 2028 dan 2029 di empat pabrik berbeda di Korea Selatan. Pabrik Gwangmyeong dijadwalkan memulai produksi model yang mengalami perombakan total, termasuk minivan Carnival generasi baru.
Carnival yang saat ini berada di generasi keempat sejak tahun 2020 dan mendapat penyegaran pada akhir 2023, nantinya akan hadir dengan sistem hibrida baru yang debut pada Hyundai Tucson. Model hibrida ini dikabarkan menawarkan efisiensi lebih baik serta fitur penunjang kegiatan berkemah. Selain itu, Carnival diproyeksikan memiliki varian hidrogen pada tahun 2029 yang mengadopsi sistem sel bahan bakar dari Hyundai Nexo, sekaligus menjadi kendaraan FCEV produksi massal pertama bagi Kia.
Generasi Baru Sorento dan Pembaruan Tasman
Selain Carnival, Kia turut mengembangkan generasi penerus untuk SUV Sorento yang dijadwalkan masuk jalur produksi pada tahun 2028 di pabrik Gyeonggi Hwaseong. Model generasi kelima Sorento ini akan dibekali dengan powertrain hibrida swa-isi.
Pabrik yang sama juga memproduksi truk pikap Tasman. Model ukuran menengah tersebut akan segera menerima peningkatan produk beserta perluasan lini seperti kemungkinan varian SUV tiga baris berkerangka tangga. Langkah ini diambil untuk mendongkrak daya tarik Tasman setelah penjualannya di Australia tercatat berada di bawah target awal, menyusul pengakuan Kia sebelumnya bahwa desain truk tersebut memerlukan perbaikan meski belum akan menjalani penyegaran dini.
Kehadiran SUV Listrik EV7 dan Kendaraan Komersial
Sementara itu, pabrik Gwangju akan menjadi lokasi produksi untuk model baru bernama Kia EV7 yang menyasar segmen SUV listrik berukuran menengah. Posisinya berada di antara EV5 yang berukuran setara Sportage dan SUV unggulan EV9. Pabrik ini juga akan memproduksi versi penyempurnaan dari kendaraan komersial ringan Bongo pada tahun 2028.
Terakhir, fasilitas Gwangju Hanam akan memfokuskan kegiatannya untuk memperluas produksi kendaraan militer khusus beserta turunannya. Pabrik tersebut sekaligus menghentikan produksi bus berukuran besar guna menyediakan ruang bagi model-model baru yang akan datang.







