Elon Musk secara pribadi pindah ke kawasan luar Austin, Texas, pada tahun 2020 setelah terlibat perselisihan publik dengan otoritas California selama pandemi COVID-19. Langkah tersebut menjadi awal dari serangkaian investasi besar-besaran sang miliarder di negara bagian berjuluk Lone Star State tersebut selama beberapa tahun berikutnya.
Ekspansi Besar-besaran SpaceX di Texas
Pada tahun 2021, Musk mulai memusatkan program pengembangan Starship di wilayah Texas Selatan. Ia mendesak para karyawan SpaceX untuk pindah ke sana dan menamai fasilitas produksi serta peluncuran dekat Sungai Rio Grande sebagai Starbase pada bulan Maret tahun yang sama. Selanjutnya pada tahun 2023, ia mendirikan pabrik besar di sebelah timur Austin untuk memproduksi terminal pelanggan dan perangkat elektronik Starlink.
Musk kemudian mengumumkan pada Juli 2024 bahwa SpaceX akan memindahkan kantor pusat perusahaannya dari Hawthorne, California, ke Starbase, Texas. Keputusan ini diambil karena ia menilai lingkungan regulasi dan politik California tidak mendukung. Ekspansi fasilitas Starbase terus berlanjut hingga musim panas ini, ketika perusahaan mengumumkan rencana pembangunan pabrik bernama Terafab di Grimes County.
Fasilitas tersebut direncanakan menjadi proyek pembangunan cip paling epik di dunia dengan luas area manufaktur mencapai lebih dari 100 juta kaki persegi. Luas tersebut setara dengan 1.700 lapangan sepak bola Amerika, 15 gedung Pentagon, atau tiga kawasan Central Park.
Hubungan Erat dengan Politisi Lokal
Kedekatan antara Musk dan para petinggi politik Texas terjalin erat seiring berjalannya waktu. Ia berulang kali memuji iklim politik, lingkungan regulasi, serta para pemimpin dari Partai Republik di Texas yang menyambut baik kehadirannya. Gubernur Texas Greg Abbott bahkan memuji Musk sebagai visionor terkemuka setara Thomas Edison dalam sebuah wawancara pada bulan Juli lalu.
Namun, dinamika politik mengalami perubahan signifikan menjelang pemilihan paruh waktu. Menurut laporan The New York Times, Musk menggelontorkan dana hampir setengah miliar dolar untuk mendukung para kandidat dari Partai Republik melalui America PAC dan organisasi lainnya selama pemilu paruh waktu 2026. Dari estimasi total dana sebesar 474 juta dolar tersebut, hampir separuhnya dialirkan khusus untuk para kandidat di wilayah Texas.
Sumber: Ars Technica - All content








