Seekor kumbang langka telah ditemukan kembali di Wales setelah hampir enam dekade absen, menurut keterangan para pegiat konservasi. Badan Pengelola Sumber Daya Alam Wales (NRW) menyatakan bahwa kumbang minyak leher pendek, yang sempat hampir punah di Inggris akibat hilangnya habitat sepanjang abad ke-20, berhasil ditemukan di kawasan Castlemartin, Pembrokeshire.
Karakteristik dan Siklus Hidup yang Unik
Nama spesies ini diambil dari bentuk tubuh kumbang dewasa yang pendek serta kemampuan mereka mengeluarkan cairan berwarna kuning keoranyean menyerupai minyak dari persendian lutut ketika merasa terancam. Makhluk tidak biasa ini bergantung pada lebah soliter serta vegetasi lebat dan tutupan bunga agar dapat bertahan hidup.
Larva kumbang tersebut memiliki kaki mirip pengait untuk menempel pada lebah, dan setibanya di sarang lebah, mereka memakan serbuk sari hingga siap menjadi kumbang dewasa dengan siklus hidup sekitar satu tahun. Menurut NRW, hanya segelintir lokasi di Inggris yang cocok bagi kumbang ini, dan hanya sekitar satu dari 10.000 larva yang berhasil mencapai usia dewasa, menjadikannya spesies yang dikategorikan langka secara nasional.
Upaya Pemantauan dan Konservasi
Serangga ini pertama kali ditemukan kembali di Devon pada tahun 2006, dan populasinya kemudian juga ditemukan di Kepulauan Hebrides serta Dataran Salisbury. Badan amal konservasi alam Buglife melaporkan bahwa kumbang tersebut sempat terlihat di lokasi Pembrokeshire pada tahun 2020, tetapi survei lanjutan yang dilakukan pada tahun 2022 dan 2025 hanya mendapati kumbang dewasa yang sudah mati, sehingga memicu kekhawatiran mengenai kelangsungan hidup spesies itu di wilayah tersebut.
Kendati demikian, survei terbaru menemukan larva tersebar sedemikian rupa yang mengindikasikan bahwa anakan dari sekumpulan kumbang muda yang lebih besar telah berkembang biak dengan baik. Petugas pelaksana proyek dari Bumblebee Conservation Trust, Anna Hobbs, menyatakan bahwa penemuan bukti kembalinya perkembangbiakan spesies tersebut merupakan hal yang sangat menggembirakan.
Proyek kumbang ini merupakan bagian dari program pemulihan spesies unggulan di Wales, Natur am Byth, yang berupaya melestarikan berbagai hewan dan tumbuhan terancam punah yang berbagi habitat serupa dengan kumbang minyak leher pendek, termasuk lebah kartu shrill, aster goldilocks, dan violet anjing pucat.
Sumber: Environment | The Guardian







