Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, menginstruksikan pelaksanaan lima paket pekerjaan infrastruktur di Kabupaten Tanah Datar melalui program Instruksi Presiden (IJD) Jalan Daerah. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mempercepat perbaikan jalan kabupaten dan provinsi yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat.
Perbaikan Jalan Melalui Program IJD 2026
Kabar tersebut disampaikan Andre saat meninjau lokasi pekerjaan IJD bersama Bupati Tanah Datar Eka Putra, Wakil Bupati Ahmad Fadly, dan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Elsa Friandi Putra. Menurut Andre, alokasi IJD ini merupakan hasil koordinasi intensif antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat.
Andre menyebutkan bahwa total anggaran untuk lima paket IJD di Tanah Datar mencapai sekitar Rp93 miliar. Ia menjelaskan bahwa banyak jalan rusak yang menjadi sorotan publik sebenarnya berstatus jalan provinsi, sehingga penanganannya memerlukan sinergi dengan pemerintah pusat. “Alhamdulillah, jalan-jalan yang menjadi perhatian masyarakat itu tahun ini masuk dalam program IJD 2026,” ujar Andre dalam keterangan tertulis, Kamis (29/10/2026).
Sejumlah ruas jalan yang masuk dalam program perbaikan meliputi Payakumbuh-Sitangkai, Sitangkai-Guguk Cino, Guguk Cino-Batusangkar, Simpang Baso-Piladang, Simpang Bukit Gombak-Simpang Piliang, serta Batusangkar-Simpuruik-Sungayang. Andre menargetkan pada tahun 2027, akses jalan dari Payakumbuh hingga Batusangkar akan dalam kondisi mulus guna meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Progres dan Rencana Lanjutan
Saat ini, pekerjaan IJD 2026 di Tanah Datar sedang dalam tahap pemilihan penyedia. Kepala BPJN Sumatera Barat, Elsa Friandi Putra, menyatakan bahwa pelaksanaan proyek ditargetkan dimulai pada awal Desember 2026, dengan catatan seluruh perizinan telah diterbitkan. Proyek ini akan memanfaatkan jalur yang sudah ada sehingga kebutuhan pembebasan lahan dapat diminimalisir.
Selain program tahun 2026, Andre bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah menyiapkan usulan untuk IJD 2027. Tiga prioritas utama yang diusulkan adalah ruas Batusangkar-Ombilin, Kubu Karambia-Batusangkar, serta pembangunan jalan alternatif untuk mengurai kemacetan di kawasan Koto Baru. Untuk mengatasi kemacetan di Koto Baru, pemerintah daerah saat ini sedang memproses pembebasan lahan menggunakan dana APBD.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto serta jajaran Kementerian Pekerjaan Umum atas perhatian terhadap infrastruktur di wilayahnya. Eka berharap perbaikan infrastruktur ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta meningkatkan konektivitas di tujuh pintu masuk menuju Kabupaten Tanah Datar.
Sumber: News - Detikcom







