Otomotif

Alasan GAC Kembangkan Mesin Empat Silinder Berbahan Bakar Amonia

Alasan GAC Kembangkan Mesin Empat Silinder Berbahan Bakar Amonia
Daftar Isi
  1. Alasan Penggunaan dan Tantangan Teknis
  2. Kendala Emisi dan Korosi
  3. Perkembangan Terbaru oleh Produsen Lain

Pada 2023, produsen otomotif asal China, Guangzhou Automobile Group Co. (GAC), memperkenalkan mesin empat silinder yang berjalan menggunakan amonia. Amonia dipilih karena, seperti hidrogren, dapat terbakar tanpa menghasilkan emisi karbon karena tersusun dari nitrogen dan hidrogen tanpa atom karbon.

Alasan Penggunaan dan Tantangan Teknis

Saat itu, GAC menyatakan mesin dua liter tersebut mampu membakar amonia cair dan menghasilkan tenaga hingga 161 tenaga kuda dengan pemangkasan emisi karbon mencapai 90 persen dibandingkan mesin bensin. Pengurangan emisi tersebut tidak mencapai 100 persen karena amonia harus didinginkan di bawah -28 derajat Fahrenheit dan disimpan di bawah tekanan agar tetap cair pada suhu non-Arktik.

Dalam kondisi dingin, amonia sulit tersulut, sehingga GAC mencampurkan sedikit bensin agar proses pembakaran dapat terjadi. Selain itu, tingkat kepadatan energi amonia hanya setengah dari bensin. Di sisi lain, amonia menawarkan keunggulan berupa potensi produksi hidrogren hijau melalui elektrolisis air dengan energi terbarukan.

Kendala Emisi dan Korosi

Pembakaran amonia menghasilkan emisi nitrogen yang beracun bagi pernapasan manusia, meski GAC mengklaim telah mengatasi masalah tersebut saat memaparkan penemuannya. Tantangan lainnya adalah sifat amonia yang korosif terhadap logam, khususnya logam galvanis, besi, tembaga, dan kuningan, sehingga seluruh komponen saluran harus dibuat dari baja.

Penyimpanan dan pengangkutan bahan bakar ini juga menghadirkan kerumitan tersendiri, termasuk menjaga suhunya tetap dingin di stasiun pengisian serta risiko kesehatan seperti mual dan melepuh menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).

Perkembangan Terbaru oleh Produsen Lain

Meski demikian, produsen otomotif lain seperti Daihatsu dan Toyota Industries Corporation tetap melanjutkan pengembangan teknologi amonia dengan menggabungkan penggunaan hidrogren dan amonia. Daihatsu memamerkan mesin tiga silinder *Kei-car* berkapasitas 658cc dengan sistem pembakaran bersama amonia dan hidrogren di Japan Mobility Show.

Sementara itu, Toyota Industries Corporation mengembangkan mesin berbahan bakar amonia yang difokuskan sebagai generator dengan demonstrasi yang dijadwalkan mulai tahun depan. Teknologi ini bekerja dengan cara mengubah amonia kembali menjadi hidrogen di tempat untuk mempermudah penyalaan dan membuat mesin berjalan lebih halus.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *