Dunia

Pasangan Inggris Menangkan Gugatan Hukum Ketiga Selamatkan Rawa

Pasangan Inggris Menangkan Gugatan Hukum Ketiga Selamatkan Rawa
Daftar Isi
  1. Pertempuran Hukum Melawan Kelambanan Regulator
  2. Perjuangan Konservasi dan Tantangan Lokal
  3. Langkah Selanjutnya untuk Perlindungan Lingkungan

Tim dan Geli Harris berhasil memenangkan gugatan hukum penting di Pengadilan Tinggi bulan ini untuk menyelamatkan Catfield Fen, sebuah lahan basah langka di Norfolk Broads, Inggris. Kemenangan ini menandai pencapaian hukum ketiga bagi pasangan petani tersebut dalam upaya mereka meminta pertanggungjawaban badan pemerintah atas kegagalan melindungi kawasan konservasi internasional tersebut.

Pertempuran Hukum Melawan Kelambanan Regulator

Hakim Pengadilan Tinggi Lady Justice Lieven memutuskan bahwa Natural England telah gagal dalam kewajiban hukumnya untuk melindungi Catfield Fen dari pencemaran. Nitrat dan fosfat dilaporkan mengalir dari lahan pertanian di sekitarnya ke dalam salah satu rawa kapur terbaik di Eropa barat tersebut. Kawasan ini menjadi habitat bagi 2.500 spesies, termasuk anggrek rawa, pakis crested buckler, burung bittern, dan kupu-kupu swallowtail.

Dalam penilaiannya terhadap kelambanan Natural England sejak pertama kali dilaporkan pada tahun 2021, hakim menyatakan bahwa sumber polusi tersebut sangat mendasar dan memerlukan tindakan nyata dari pengawas konservasi pemerintah. Total 15 tahun dan uang pribadi sebesar 1,5 juta poundsterling telah dihabiskan pasangan Harris untuk menyeret badan pemerintah ke jalur hukum demi melindungi lahan basah yang masuk dalam kawasan konservasi khusus (SAC) dan taman nasional Broads itu.

Tim mengatakan bahwa masalah ini jauh lebih besar dari sekadar parit kecil di Norfolk. Menurutnya, kelambanan regulator menghalangi penghentian pencemaran di berbagai jalur air di seluruh negeri dan putusan pengadilan tersebut bersifat penting karena menegaskan bahwa badan pengatur tidak boleh tinggal diam.

Perjuangan Konservasi dan Tantangan Lokal

Pasangan tersebut membeli lahan pertanian yang mencakup sebagian besar Catfield Fen pada tahun 1994 karena ingin hidup lebih dekat dengan alam. Mereka mengubah ladang garapan menjadi padang rumput untuk mencegah erosi tanah dan polusi masuk ke rawa, serta memelihara sapi English white park, domba, dan kuda Eriskay ras langka.

Sebelum kemenangan bulan ini, mereka telah memenangkan penyelidikan publik pada tahun 2016 yang membuktikan bahwa perusahaan air dan petani lokal menyedot terlalu banyak air tanah dari lembah sehingga membuat rawa mengering. Pada tahun 2022, mereka juga memenangkan pertempuran kedua yang memaksa Badan Lingkungan Hidup (Environment Agency) membatasi pengambilan air di dekat situs-situs kaya alam lainnya di Norfolk Broads.

Prinsip konservasi yang mereka pegang membuat pasangan ini kehilangan pertemanan di tingkat lokal. Perwakilan Persatuan Petani Nasional (National Farmers’ Union) sempat menolak permohonan keanggotaan cabang lokal mereka karena banyak petani marah atas pembatasan pengambilan air untuk tanaman komersial seperti kentang. Meskipun demikian, Tim menegaskan bahwa mereka adalah petani dan tidak menentang sesama petani.

Langkah Selanjutnya untuk Perlindungan Lingkungan

Sejak kemenangan hukum tahun 2022, pasangan Harris mengamati adanya peningkatan permukaan air dan keanekaragaman hayati di parit-parit Catfield Fen. Namun, mereka tidak merasa bahwa alam sepenuhnya sedang menang karena jumlah serangga dilaporkan terus menurun oleh para ahli survei pada musim panas ini.

Hakim dijadwalkan akan memberikan keputusan lanjutan mengenai langkah-langkah yang harus diambil Natural England untuk menghentikan pencemaran di Catfield Fen. Bagi pasangan Harris, solusi utamanya adalah petani lahan garapan harus dibayar untuk membuat jalur penyangga berupa padang rumput di antara ladang bajak dan parit yang mengarah ke Broads guna mengurangi endapan nitrat.

Tim menyatakan bahwa badan pengatur seharusnya mengerahkan sumber daya mereka untuk pemantauan dan kepatuhan karena sebagian besar pelanggaran aturan lingkungan luput dari perhatian akibat minimnya kedua hal tersebut. Pengelolaan Catfield Fen di masa depan akan dilanjutkan oleh putri dan cucu mereka yang berlatar belakang pendidikan hukum.

Hakim akan menetapkan keputusan lanjutan terkait tindakan yang wajib dilakukan Natural England untuk menghentikan pencemaran di kawasan tersebut.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *