Spotify mulai mewajibkan sebagian anggota paket Premium Family untuk membuktikan bahwa mereka tinggal di alamat yang sama dengan pengelola akun. Kebijakan ini dihadirkan untuk memperketat aturan pembagian langganan yang selama ini kerap dimanfaatkan pengguna untuk menekan biaya.
Sistem Verifikasi Kode QR
Melalui laman dukungan, perusahaan menjelaskan bahwa mereka dapat meminta anggota keluarga untuk memverifikasi tempat tinggal melalui pemindaian kode QR. Permintaan tersebut dikirimkan lewat pemberitahuan, dan pengguna diberikan waktu selama tujuh hari untuk menyelesaikan pemindaian.
Apabila tenggat waktu tersebut terlewati, akses pengguna dapat dikunci dan mereka tidak diizinkan bergabung ke paket Family atau Duo lain selama satu tahun penuh. Sebagai alternatif, pengguna yang terkunci harus mendaftar ke langganan Premium pribadi seharga USD 13 per bulan, sementara paket keluarga sendiri dibanderol USD 22 per bulan untuk menampung hingga enam akun.
Tanggapan Perusahaan
Perusahaan berupaya mengantisipasi berbagai celah, termasuk mencegah penggunaan tangkapan layar untuk memindai kode QR dari jarak jauh. Pengguna Reddit melaporkan bahwa kode tersebut diperbarui setiap beberapa detik, meski sebagian orang menyiasatinya menggunakan panggilan video dari perangkat tambahan untuk melakukan pemindaian jarak jauh.
Co-CEO Spotify, Alex Norström, menyatakan dalam panggilan pendapatan bahwa kebijakan tersebut merupakan penegakan aturan lama. Seperti dicatat oleh 9to5Google, ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan pembaruan rutin pada metode verifikasi untuk paket keluarga yang telah berjalan selama sekitar 12 hingga 13 tahun dan mencakup sebagian besar basis pelanggan mereka.
“Ini bukan sebagai tindakan keras melainkan sebenarnya peningkatan rutin metode verifikasi kami untuk Paket Keluarga,” ujar Alex Norström.






