Kepedulian terhadap pemerataan layanan kesehatan mendorong Prof. Siti Nurmaini, akademisi Universitas Sriwijaya, mengembangkan inovasi teknologi kesehatan bernama TeleOTIVA. Sejak tahun 2020, ia merancang aplikasi skrining kanker serviks berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), computer vision, dan telemedicine untuk membantu mendeteksi lesi prakanker serviks sejak dini.
Fungsi dan Manfaat Aplikasi TeleOTIVA
Melalui TeleOTIVA, seperti dilaporkan detikcom, tenaga kesehatan dapat mendokumentasikan citra serviks, mengidentifikasi area yang dicurigai mengalami kelainan, serta berkonsultasi dengan dokter spesialis tanpa terkendala jarak. Inovasi ini diharapkan mampu memperluas akses pemeriksaan, terutama bagi masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan tenaga medis dan fasilitas kesehatan.
Sumber: News - Detikcom








