Teknologi

Peretas Terkait Rusia Manfaatkan Celah iOS dan Android

Peretas Terkait Rusia Manfaatkan Celah iOS dan Android

Kelompok peretas yang diduga memiliki keterkaitan dengan Kremlin dilaporkan mengeksploitasi celah keamanan pada sistem operasi iOS dan Android yang sebenarnya sudah diperbaiki. Berdasarkan laporan peneliti keamanan dari firma Sekoia pada Rabu (23/10), serangan ini menyasar pengunjung sejumlah situs web, termasuk laman yang merayakan hari jadi ke-250 kemerdekaan Amerika Serikat.

Metode Serangan dan Target

Para peneliti menilai dengan tingkat keyakinan sedang hingga tinggi bahwa aktor di balik serangan ini merupakan bagian dari Layanan Intelijen Luar Negeri Rusia. Serangan tersebut menyasar berbagai situs web, yang banyak di antaranya memiliki kaitan dengan konflik Rusia di Ukraina. Proses infeksi dimulai ketika pengguna iPhone atau Android mengakses salah satu dari ratusan situs yang telah disusupi. Setelah itu, skrip JavaScript yang disuntikkan ke dalam lalu lintas data akan melakukan pemrofilan terhadap perangkat korban.

Muatan akhir dari serangan ini disesuaikan dengan jenis platform yang digunakan oleh pengunjung. Tujuannya adalah untuk mencuri cookie peramban, serta dalam beberapa kasus, mengambil kata sandi Wi-Fi dan data lengkap dari perangkat seluler tersebut.

Pemanfaatan Situs Web Palsu

Salah satu situs yang ditiru oleh peretas adalah america250.org, sebuah organisasi non-partisan yang terdiri dari anggota parlemen, eksekutif bisnis, dan mantan pejabat pemerintahan Amerika Serikat. Penyerang mendaftarkan domain america250[.]holiday dan menggunakannya sebagai proksi balik untuk situs asli. Situs tiruan tersebut menampilkan konten yang sama dengan situs aslinya, namun menyisipkan skrip JavaScript berbahaya di dalamnya.

Menurut peneliti Sekoia, mereka menilai bahwa kelompok peretas tersebut mungkin sengaja memilih situs ini karena asosiasinya dengan perayaan nasional yang berskala besar. Hal ini berpotensi digunakan sebagai kedok untuk kampanye spear-phishing yang bertema undangan.

Selain itu, terdapat situs kedua bernama theowo[.]club yang meniru situs Raffles of London OWO. Hotel mewah tersebut terletak di lokasi strategis yang berdekatan dengan sejumlah institusi pemerintah Inggris yang sensitif, termasuk Kementerian Pertahanan dan 10 Downing Street, kediaman resmi Perdana Menteri Inggris. Laporan sumber terbuka menunjukkan bahwa Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, sempat menginap di hotel tersebut selama kunjungannya pada 14 Oktober lalu.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *