Kepolisian Los Angeles (LASD) kembali menunjukkan ketegasan dalam menindak aksi balap liar atau street takeover yang meresahkan warga. Setelah keberhasilan operasi pekan lalu, satuan tugas khusus kepolisian setempat kembali membubarkan kelompok yang sengaja datang dari California Utara untuk menggelar aksi ilegal selama akhir pekan lalu.
Penindakan dan Penyitaan Kendaraan
Menurut laporan Departemen Sheriff Los Angeles County, rangkaian kegiatan yang dijuluki “Bay to LA” tersebut berakhir dengan 22 penangkapan dan penerbitan 74 surat tilang. Selain itu, sebanyak 22 kendaraan lainnya dikenakan sanksi berupa kewajiban menjalani inspeksi teknis oleh otoritas negara bagian. Tujuh kendaraan yang dianggap terlibat langsung dalam pelanggaran berat kini disita dan ditahan di tempat penyimpanan selama satu bulan.
Meski tidak merilis daftar lengkap kendaraan yang disita, pihak kepolisian membagikan rekaman video melalui media sosial yang memperlihatkan beberapa mobil yang diamankan. Di antaranya adalah Ford Mustang convertible model SN95, Chevrolet Camaro, Pontiac G8, Chevrolet SS, serta Lexus LS generasi ketiga.
Operasi penindakan ini dilakukan secara serentak di berbagai wilayah, termasuk Carson, Cerritos, Compton, Lynwood, Commerce, Lakewood, dan beberapa area yang tidak tergabung dalam wilayah administratif kota di Los Angeles County. Berbagai pelanggaran yang dicatat oleh petugas meliputi mengemudi secara ugal-ugalan, pamer kecepatan, mengemudi dengan surat izin yang ditangguhkan, hingga tindak pidana kepemilikan senjata api ilegal dan konspirasi untuk melakukan aksi berbahaya.
Pola Penindakan Berbasis Media Sosial
Pihak berwenang menyatakan bahwa keberhasilan operasi ini tidak lepas dari pemantauan aktif terhadap promosi acara yang dilakukan penyelenggara melalui media sosial. Polisi memanfaatkan informasi daring tersebut untuk memetakan lokasi dan waktu kegiatan sebelum aksi dimulai. Strategi serupa juga diterapkan pada operasi pekan sebelumnya, di mana polisi berhasil menangkap 22 orang dan mengeluarkan 104 surat tilang, termasuk 55 pelanggaran terkait emisi atau knalpot.
Kepolisian California menerapkan aturan yang sangat ketat terhadap fenomena ini. Tidak hanya pengemudi, penumpang di dalam kendaraan yang berpartisipasi dalam aksi balap liar juga dapat dikenakan tuntutan hukum. Aturan tersebut bahkan menjangkau pihak-pihak yang menggunakan kendaraan mereka untuk memblokir persimpangan jalan, meskipun tidak melakukan atraksi berbahaya seperti drifting.
Bahkan, para penonton yang berada di lokasi kejadian pun tidak luput dari pengawasan. Pihak kepolisian menegaskan bahwa sekadar hadir di lokasi aksi balap liar dapat berujung pada sanksi finansial yang signifikan bagi para penonton tersebut.








