Thierno Barry mencetak delapan gol dari 41 penampilan pada musim lalu. Musim ini, penyerang berusia 24 tahun tersebut hanya membutuhkan 12 pertandingan untuk menyamai catatan gol tersebut.
Kebangkitan Performa di Everton
Pada Senin malam, Barry membobol gawang Newcastle untuk kedua kalinya dalam rentang waktu lima hari saat timnya meraih kemenangan di St James’ Park dalam lanjutan Liga Inggris, seperti dilaporkan BBC Sport. Hanya Erling Haaland yang mengoleksi gol lebih banyak di semua kompetisi dibanding Barry di antara para pemain Liga Inggris musim ini.
Pemain asal Prancis itu berada dalam tren positif sejak didatangkan dari Villarreal pada bursa transfer musim panas lalu. Statusnya kini sangat vital bagi Everton menyusul kepergian Beto ke Fiorentina yang menjadikan Barry satu-satunya penyerang senior murni di skuad.
Awal karier Barry di Merseyside sempat berjalan berat. Ia bahkan hanya mencatatkan satu tembakan tepat sasaran dalam 16 pertandingan perdana bersama Everton. Bulan lalu, ia sempat mengunggah video yang memperlihatkan dirinya menangis saat menjalani latihan privat pada musim lalu.
Situasi tersebut berbanding terbalik dengan selebrasi golnya pada Senin malam yang diwarnai aksi meluncur dengan lutut dan diakhiri dengan tarian. Kepada Sky Sports, Barry menyatakan bahwa kerja kerasnya selama musim panas membuahkan hasil nyata. Ia mengaku ingin menikmati musim ini lebih baik ketimbang musim sebelumnya.
Gol tersebut sempat memicu perdebatan setelah pelatih Newcastle, Matthias Jaissle, menyatakan kepada BBC Sport bahwa terdapat pelanggaran yang jelas terhadap Fabian Schar dalam proses terjadinya gol.
Peran Sentral dan Efektivitas di Lapangan
Di ajang Liga Inggris, Barry mencatatkan keterlibatan tertinggi dalam proporsi peluang emas timnya. Sebelum pertandingan hari Senin, Everton mencatatkan 24 peluang emas dan Barry terlibat dalam 15 peluang di antaranya atau sebesar 62,5 persen.
Meskipun kerap dikritik karena kerap membuang peluang, Barry tetap menunjukkan ketajamannya. Dalam pertandingan melawan Newcastle, ia sempat menyia-nyiakan kesempatan ketika berhadapan langsung dengan penjaga gawang sebelum akhirnya mencetak gol jarak dekat dari jarak dua yard.
Mantan bek Liverpool dan Inggris, Jamie Carragher, menyebutkan kepada Sky Sports bahwa Barry memang terkadang melewatkan peluang, namun ia terus berjuang dan konsisten mencetak gol pada musim ini. Pendapat serupa disampaikan oleh manajer David Moyes yang merasa senang penyerang utamanya tersebut mampu diandalkan untuk mencetak gol meskipun sempat beberapa kali gagal memanfaatkan peluang.
Sumber: BBC Sport








