Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan tanggapan terkait video viral yang menampilkan temuan produk Teh Botol Sosro diduga berisi sabun ketika dibagikan dalam demonstrasi di Jakarta pada 28 Oktober. Melalui pernyataan resmi, BPOM menyatakan telah menerima laporan mengenai dugaan teh kemasan yang tercampur sabun tersebut.
Investigasi dan Sanksi Tegas BPOM
BPOM menyebutkan bahwa proses pengambilan produk serta pengujian sampel telah dijalankan untuk menyelidiki permasalahan ini. Lembaga pengawas tersebut menegaskan bakal memberikan sanksi tegas apabila terbukti terdapat pelanggaran pada produk.
Langkah pengawasan serta penindakan akan diberlakukan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku jika ditemukan adanya pelanggaran, seperti disampaikan BPOM melalui akun Instagram resminya pada Sabtu (31/10).
Masyarakat diimbau agar tetap tenang serta menerapkan Cek KLIK, yang mencakup pemeriksaan Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kadaluwarsa, sebelum memanfaatkan pangan olahan. BPOM juga meminta publik untuk menjauhi konsumsi produk dengan kemasan rusak atau dalam kondisi tidak wajar, serta menyediakan saluran pengaduan melalui nomor 1500533 HALO BPOM.
Langkah PT Sinar Sosro
Sebelumnya, PT Sinar Sosro selaku produsen Teh Botol Sosro telah lebih dulu merespons video viral yang memperlihatkan dugaan produk mereka mengandung sabun. Perusahaan menegaskan bakal mengambil sikap tegas dalam menghadapi temuan tersebut melalui akun Instagram resmi @tehbotolsosroid pada Rabu (28/10).
Pihak perusahaan saat ini sedang menjalankan investigasi secara menyeluruh guna menggali fakta-fakta yang berkaitan dengan peredaran video tersebut di tengah masyarakat. PT Sinar Sosro berkomitmen untuk meneliti setiap informasi secara cermat dan objektif demi menentukan langkah penanganan yang tepat.








