Otomotif

Fernando Alonso Kritik Kualitas Pembalap Papan Bawah Usai USGP

Fernando Alonso Kritik Kualitas Pembalap Papan Bawah Usai USGP
Daftar Isi
  1. Insiden Lap Pertama di Turn 11
  2. Persaingan di Barisan Depan
  3. Pertarungan Podium dan Kendala Red Bull

Pembalap Aston Martin Fernando Alonso melontarkan kritik tajam terhadap kualitas para pesaing di barisan belakang Formula 1 usai merampungkan balapan GP Amerika Serikat di Austin. Pembalap berusia 45 tahun itu berharap timnya dapat segera meningkatkan performa mobil agar masalah tersebut tidak lagi menimpanya.

Insiden Lap Pertama di Turn 11

Kekesalan Alonso dipicu oleh insiden senggolan pada lap pertama dengan pembalap Williams, Alex Albon. Albon melakukan manuver masuk ke sisi dalam Alonso saat memasuki Tikungan 11 yang tajam, sementara di sisi luar terdapat mobil Haas yang menutup ruang gerak Alonso untuk menghindar.

Benturan tersebut merusak komponen penutup samping kiri mobil Aston Martin milik Alonso serta mematahkan sayap depan mobil Albon. Akibat insiden ceroboh itu, kedua pembalap kehilangan peluang untuk meraih hasil lebih baik dan harus puas finis di posisi ke-16 untuk Alonso serta ke-17 untuk Albon.

Seperti dilaporkan The Race, Alonso menyatakan usai balapan bahwa kualitas para pembalap di sepertiga grid bawah sangat rendah seperti yang terjadi pada Alex. Ia menambahkan bahwa timnya perlu memperbaiki mobil agar dapat memulai balapan dari posisi yang lebih tinggi.

Sebagian besar balapan Formula 1 umumnya terbagi ke dalam tiga kelompok berbeda, di mana kelompok papan tengah sering kali digambarkan sebagai area persaingan yang sangat sengit terutama di luar zona perolehan poin. Sepanjang musim ini, Alonso baru mengumpulkan poin sebanyak tiga kali sehingga ruang untuk perbaikan masih terbuka lebar.

Persaingan di Barisan Depan

Sementara itu, Grand Prix Amerika Serikat menjadi peluang matematis pertama bagi Kimi Antonelli untuk mengunci gelar juara dunia. Meskipun peluang tersebut tergolong tipis, Antonelli sukses menjalankan tugasnya dengan baik setelah mengawali lomba dari posisi pole dan memimpin jalannya balapan tanpa hambatan.

Rekan setim Antonelli di Mercedes, George Russell, serta pembalap Ferrari Lewis Hamilton sama-sama mengamankan poin yang cukup untuk memperpanjang persaingan perebutan gelar juara hingga seri berikutnya di Mexico City. Di sana, Antonelli hanya memerlukan finis di posisi kesembilan atau lebih tinggi untuk mengamankan gelar juara dunia pertamanya.

Pertarungan Podium dan Kendala Red Bull

Perebutan posisi podium lainnya melibatkan tim Ferrari dan Red Bull, di mana Charles Leclerc dan Max Verstappen menyajikan duel sengit pada lap pembuka. Harapan penonton akan pertarungan sengit hingga garis finis harus pupus akibat kendala teknis yang kembali menimpa kubu Red Bull.

Baik Verstappen maupun Isack Hadjar mengalami masalah gangguan komunikasi radio, keseimbangan mobil, serta kendala pengereman mesin. Keduanya juga merasa frustrasi dengan keputusan strategi tim, kendati Verstappen tetap mampu berjuang finis di posisi ketiga di belakang Leclerc.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *