Microsoft memperkenalkan model kecerdasan buatan bernama Microsoft-Decision-1 pada 9 Oktober 2026 yang dirancang khusus untuk menilai daftar opsi jawaban tetap dalam satu kali proses tanpa menghasilkan teks terbuka atau percakapan. Model ini dibangun di atas fondasi Qwen3.5-9B milik Alibaba dan langsung tersedia melalui Microsoft Foundry serta OpenRouter untuk berbagai keperluan seperti perutean dan penanganan insiden.
Fungsi Utama dan Kegunaan
Berbeda dengan asisten percakapan umum yang menghasilkan keluaran teks kreatif dalam jumlah besar, model ini bertugas membaca konten bersama opsi jawaban yang telah ditentukan untuk memberikan skor probabilitas terkalibrasi bagi setiap pilihan. Microsoft menetapkan empat inti penggunaan model ini meliputi perutean, klasifikasi, prioritas, verifikasi, serta kontrol alur kerja. Pendekatan ini ditujukan untuk menangani keputusan bervolume tinggi dengan latensi rendah secara lebih efisien dibandingkan model penalaran berukuran penuh.
Dari sisi arsitektur, Microsoft menyatakan telah melatih ulang Qwen3.5-9B agar mampu melakukan penilaian keputusan tunggal yang cepat, seraya berencana memindahkan fondasinya ke model buatan internal Microsoft AI (MAI) dan OpenAI di masa mendatang. Penggunaan model berbobot terbuka dari pihak lain ini dipilih demi kecepatan peluncuran pada tugas yang spesifik.
Kinerja dan Pengujian
Microsoft mengklaim model tersebut mencapai tingkat akurasi 83,5 persen berdasarkan pengujian pada 36 tolok ukur yang melibatkan sekitar 150.000 pertanyaan terpisah. Selain itu, Microsoft menyebutkan bahwa model ini memiliki kecepatan latensi P50 yang jauh lebih rendah dibandingkan model lain seperti GPT-6 Sol. Kendati demikian, berbagai angka performa dan klaim kecepatan tersebut berasal dari laporan internal perusahaan dan belum diverifikasi secara independen oleh pihak ketiga.
Terkait biaya operasional, model ini dipatok dengan harga 0,042 dolar AS per satu juta token masukan, sementara token keluaran digratiskan karena model ini hanya mengembalikan skor probabilitas berupa daftar pendek alih-alih teks tergenerasi. Struktur harga tersebut menempatkan model ini sebagai opsi ekonomis untuk menangani tugas klasifikasi berfrekuensi tinggi.
Ketersediaan dan Penerapan Internal
Model tersebut dapat diakses melalui pratinjau publik di platform Microsoft Foundry serta OpenRouter dengan pengidentifikasi microsoft/microsoft-decision-1, sementara bobot modelnya tidak disebarkan untuk diunduh mandiri. CEO Microsoft Satya Nadella menyampaikan bahwa perusahaan telah menguji coba model ini untuk penanganan insiden, kontrol kualitas, hingga penemuan ilmiah, termasuk uji coba oleh Xbox Research untuk mengkategorikan ribuan umpan balik pengguna dengan cepat.
Meskipun demikian, rencana migrasi basis model ke teknologi buatan MAI dan OpenAI di kemudian hari memunculkan pertanyaan terkait konsistensi skor dan kalibrasi bagi pengembang yang mengandalkan API tersebut untuk sistem produksi. Pengguna disarankan untuk menjalankan pengujian perbandingan mandiri sebelum menerapkan model ini pada alur kerja operasional berskala besar.
Sumber: Hacker News: Front Page






