Manajer Phil Parkinson berharap Wrexham mampu membalikkan tren aneh di kasta kedua Liga Inggris yang kerap menyulitkan tim-tim usai gagal lolos ke zona play-off secara tipis.
Upaya Mematahkan Tren Negatif
Berdasarkan catatan 15 musim sebelumnya di divisi Championship, hanya ada satu tim yang mampu finis di posisi sepuluh besar pada tahun berikutnya setelah menempati peringkat ketujuh, yakni Middlesbrough yang menduduki posisi keempat pada musim 2022-2023.
Musim lalu, Wrexham mengamankan posisi ketujuh yang menjadi pencapaian liga tertinggi sepanjang sejarah klub. Namun, mereka gagal mengamankan tiket enam besar setelah bermain imbang 2-2 melawan Middlesbrough pada pertandingan pemungkas.
Saat ini, skuad berjuluk The Red Dragons tersebut berada di peringkat ke-17 klasemen sementara usai mengumpulkan 14 poin dari 36 angka maksimal yang tersedia sejauh musim ini.
Menurut Parkinson, seperti dilaporkan BBC Sport, ada statistik nyata mengenai kesulitan yang dialami tim-tim pasca-kegagalan play-off, termasuk tim lain seperti Derby County yang mengalami situasi serupa.
“Saya pikir tentu saja ada statistik tim yang pernah berada di play-off bisa merasa berat, tetapi Anda melihat Derby, mereka juga baru saja gagal, bagaimana mereka kesulitan,” ujar Parkinson kepada BBC Sport.
“Apakah itu [ketangguhan mental] menjadi faktor atau tidak… Tentu saja, sebesar apa pun kebanggaan bahwa di musim pertama kami di Championship kami bisa sampai di posisi ketujuh, posisi tertinggi yang pernah diselesaikan klub, pada hari terakhir musim ini ada peluang yang lepas dari genggaman kami,” tutur sang pelatih.
“Namun, terserah kepada kami untuk mematahkan tren itu,” imbuhnya.
Persiapan Menghadapi Sheffield United
Walaupun mengawali musim ini dengan lambat, perolehan poin Wrexham saat ini identik dengan catatan mereka pada fase yang sama musim lalu.
Anak asuh Parkinson bersiap bangkit dari kekalahan 2-0 atas Blackburn Rovers pada akhir pekan lalu dengan menghadapi Sheffield United di Stadion Bramall Lane pada Jumat malam pukul 20.00 GMT.
Duel melawan The Blades tersebut berlangsung hampir tepat lima tahun sejak pemilik klub, Ryan Reynolds dan Rob McElhenney, menyaksikan pertandingan Wrexham untuk pertama kalinya.
Pasangan pesohor asal Hollywood tersebut dahulu memantau langsung saat tim asuhan Parkinson yang masih berlaga di National League takluk 3-2 di kandang Maidenhead United pada Oktober 2021.
Sejak ditunjuk pada musim panas 2021 dan sukses membawa klub meraih tiga kali promosi serta pencapaian liga tertinggi dalam sejarah, Parkinson menyebut calon lawan mereka pekan ini menjadi bukti nyata atas kemajuan luar biasa di bawah kepemimpinannya.
“Saya pikir minggu ini saja, ada Sheffield United, Middlesbrough, dan Wolves – sungguh minggu yang dinantikan oleh semua orang yang terhubung dengan klub,” kata Parkinson.
“Lima tahun lalu, ketika Rob dan Ryan datang ke markas Maidenhead, itu adalah pertandingan yang penuh kejadian, paling tidak,” sebutnya kepada BBC Sport.
Sumber: BBC Sport






