Daftar Isi
Rapper ternama aliran grime asal Inggris, Skepta, kembali merilis karya terbarunya yang telah lama dinantikan para penggemar. Album keenam yang diberi judul The Fork and Knife tersebut hadir setelah tujuh tahun sejak peluncuran album terakhirnya, Ignorance Is Bliss.
Proses Panjang Pembuatan Album
Kepada BBC Newsbeat, Skepta menjanjikan kehadiran musik rap dan suara grime Inggris yang berkualitas. Menurutnya, karya hebat tidak bisa dikerjakan dengan terburu-buru. Ia membutuhkan waktu lebih dari dua tahun sejak album tersebut pertama kali dibocorkan hingga akhirnya bisa dinikmati publik.
Proses pembuatan yang memakan waktu hingga enam tahun ini dilatarbelakangi oleh keinginan Skepta untuk mengangkat isu-isu besar ke dalam liriknya. Mulai dari imigrasi, rasisme, Brexit, hingga perang budaya menjadi tema yang ia soroti. Ia menegaskan bahwa setiap lirik yang ia tulis sangat penting agar karyanya mampu bertahan melewati zaman.
Sebagai salah satu pionir musik grime Inggris yang kerap menarik penonton dalam jumlah besar di berbagai festival seperti Glastonbury serta Reading dan Leeds, Skepta mengenang lagu Reflecting tahun 2009 sebagai titik balik penting dalam perjalanannya. Lagu tersebut mencatat perjalanannya dari masa kecil yang sulit hingga menjadi musisi sukses dan menjadi karya grime pertama yang bersifat introspektif.
Refleksi Kehidupan Sebagai Anak Imigran
Lahir dan besar di Tottenham, London utara, dari orang tua imigran asal Nigeria yang melarikan diri dari perang saudara, musisi bernama asli Joseph Olaitan Adenuga Jr ini sering menuangkan kisah masa kecilnya ke dalam musik. Lewat album terbarunya, ia mengeksplorasi arti hidup di antara berbagai budaya dan bagaimana hal tersebut membentuk dirinya sebagai seniman.
Dalam lagu terbarunya berjudul Innocent Smile yang berkolaborasi dengan Chase and Status serta vokalis Madness, Suggs, ia menyuarakan pengalamannya sebagai anak imigran. Ia menyatakan kepada BBC Newsbeat bahwa musik grime merupakan produk dari imigrasi karena sebagian besar tokoh utamanya berasal dari latar belakang serupa.
Skepta menyatakan ingin menunjukkan seperti apa wujudnya ketika seorang anak imigran diberi kesempatan. Ia menegaskan bahwa dirinya memihak pada multikulturalisme.
Standar Musik Rap dan Karya Baru
Selain fokus pada pesan yang ingin disampaikan, Skepta juga sangat berhati-hati dalam cara ia menyajikannya agar tidak dianggap tidak peka. Pada tahun 2024, ia sempat menarik karya seni untuk singelnya berjudul Gas Me Up (Diligent) setelah menuai tuduhan menyinggung Holocaust, sebuah pengalaman yang membuatnya berjanji untuk lebih berhati-hati ke depannya.
Album baru ini mendapat sambutan beragam dari para kritikus. Publikasi Complex menilai The Fork and Knife berada di tingkat teratas dan sepadan dengan penantian panjang, sementara The Observer menyebutnya dibuat dengan niat baik namun mempertanyakan apakah album tersebut berlebihan.
Di tengah standar industri yang ia anggap sedang menurun, Skepta bertekad untuk menaikkan kembali mutu musik rap dan grime yang menurutnya sudah lama tidak menelurkan album bagus. Sejalan dengan peluncuran tangga lagu rap pertama di BBC Radio 1Xtra, ia berharap kehadiran tangga lagu tersebut dapat memberikan kesempatan bagi para pendatang baru untuk dilihat dan didengar di tengah persaingan industri musik yang ketat.
Sumber: BBC News








