Sport

Prediksi Gelar Dunia Dalton Smith vs Alberto Puello

Prediksi Gelar Dunia Dalton Smith vs Alberto Puello
Daftar Isi
  1. Ambisi Puello Merebut Kembali Mahkota Juara
  2. Dominasi Dukungan untuk Sang Juara Bertahan
  3. Faktor Pengalaman dan Keunggulan Tuan Rumah

Pemegang sabuk juara dunia kelas welter junior WBC, Dalton Smith, bersiap melakoni duel pertahanan gelar perdananya di hadapan publik sendiri saat berhadapan dengan mantan juara dunia Alberto Puello di Utilita Arena, Sheffield, pada Sabtu waktu setempat. Petinju tak terkalahkan berusia 29 tahun asal Inggris tersebut kembali bertarung untuk pertama kalinya sejak menumbangkan Subriel Matias lewat kemenangan knockout di New York pada Januari lalu.

Ambisi Puello Merebut Kembali Mahkota Juara

Lawan yang dihadapi Smith bukan petarung sembarangan. Puello, atlet berusia 32 tahun asal Republik Dominika, membidik status juara dunia untuk ketiga kalinya setelah kehilangan sabuk WBC akibat kalah angka dari Matias pada tahun lalu. Petinju kidal yang sarat pengalaman tersebut tercatat baru menelan satu kekalahan sepanjang 26 laga dalam karier profesionalnya.

Pertarungan ini turut menentukan langkah Smith untuk mewujudkan impian menggelar duel di Stadion Hillsborough milik klub sepak bola Sheffield Wednesday. Menjelang laga perebutan gelar bergengsi ini, sejumlah figur terkemuka dari kancah tinju internasional membagikan analisis serta prediksi mereka kepada BBC Sport.

Dominasi Dukungan untuk Sang Juara Bertahan

Mayoritas tokoh menempatkan Smith sebagai unggulan. Mantan juara dunia dua divisi Chantelle Cameron memperkirakan laga akan berjalan sangat ketat dan berujung pada kemenangan majority decision untuk Smith. Sementara itu, mantan juara kelas menengah Darren Barker menilai duel ini bagaikan catur tingkat tinggi dengan benturan gaya bertarung yang kontras, memperkirakan Smith berpeluang menang angka atau bahkan menghentikan Puello di ronde-ronde akhir.

Mantan juara dunia dua divisi Carl Frampton dan pemegang sabuk kelas menengah WBO Denzel Bentley juga memproyeksikan kemenangan angka bagi petinju tuan rumah. Frampton menjelaskan bahwa Puello merupakan petarung dengan pukulan tubuh yang berbahaya serta memiliki pukulan kiri melengkung yang patut diwaspadai, namun Smith dinilai memiliki kemampuan bertinju yang lebih unggul. Di sisi lain, mantan juara kelas bulu super Barry Jones mengingatkan bahwa gaya bertahan dan jangkauan panjang petinju kidal seperti Puello bisa merepotkan Smith, meski sudut-sudut serangan sang juara bertahan diyakini bakal menjadi pembeda hasil akhir.

Faktor Pengalaman dan Keunggulan Tuan Rumah

Dukungan serupa disuarakan oleh juara kelas penjelajah Eropa Viddal Riley serta eks juara kelas bulu Lee Selby. Selby meyakini kekuatan pukulan dan intensitas kerja Smith akan terlalu berat diredam oleh Puello, sehingga membuahkan kemenangan mutlak. Mantan juara dunia Paulie Malignaggi berpendapat bahwa meskipun Puello memiliki rekam jejak merepotkan lawan tangguh seperti juara WBA Gary Antuanne Russell, kecerdasan bertinju Smith di atas ring akan membawanya mengamankan keputusan juri.

Presenter DAZN Ade Oladipo menyoroti keriuhan penonton Utilita Arena yang berpotensi menjadi kekuatan tambahan bagi Smith, kendati ia mengingatkan pengalaman bertarung Puello di level tertinggi tetap menyimpan ancaman berbahaya. Di sisi lain, petinju kelas ringan Zelfa Barrett memprediksi kemenangan penghentian bagi Smith pada ronde kesembilan atau ke-10, sementara petinju kelas welter Harlem Eubank turut memprediksi kemenangan angka tipis untuk Smith.

Mantan juara dunia kelas menengah super Richie Woodhall menegaskan Smith harus memanfaatkan keunggulan kecepatan dan gerak kakinya secara optimal, serta menghindari tempo lambat yang disukai Puello agar mampu mengendalikan pertarungan tanpa harus terlibat adu pukulan terbuka.

Sumber: BBC Sport

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *