Metropolitan

Pramono Anung Tinjau Normalisasi Kali Mampang Atasi Banjir

Pramono Anung Tinjau Normalisasi Kali Mampang Atasi Banjir

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendatangi kawasan Kali Mampang segmen Poncol, Kuningan Barat, Jakarta Selatan, untuk meninjau langsung proyek normalisasi sungai. Langkah ini diambil oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta guna menekan potensi genangan air menjelang datangnya musim hujan.

Kawasan Cekungan Rawan Genangan

Pramono menjelaskan bahwa lokasi tersebut merupakan wilayah cekungan yang sangat rentan terendam air. Menurutnya, curah hujan dengan intensitas mencapai seratus milimeter dalam sehari sudah dapat memicu banjir di daerah itu.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sengaja menggunakan momentum musim kemarau untuk mengoptimalkan perbaikan infrastruktur pengendali banjir. Sejumlah proyek dikerjakan secara serentak, mulai dari pembuatan embung hingga pembenahan aliran air di Kali Mampang, Kali Ciliwung, Kali Krukut, serta Kali Cakung Lama.

Pramono menyatakan, “Walaupun saya yakin pasti nantinya ada banjir, tetapi volumenya pasti berkurang secara signifikan karena sekarang ini ditangani secara serius.”

Pengerukan Sungai dan Dukungan Warga

Pemerintah daerah mempercepat program pengerukan sungai dan saluran air yang sempat tertunda cukup lama guna mendongkrak kapasitas tampung aliran air. Upaya masif ini dikebut agar Jakarta lebih siap menghadapi musim hujan yang diprediksi mulai berlangsung pada akhir bulan November.

Pramono menyampaikan, “Normalisasi yang sudah begitu lama tidak pernah dilakukan, sekarang kita lakukan kembali. Semua selokan-selokan, sungai-sungai kita lakukan pengerukan di mana-mana.”

Dalam pelaksanaan proyek ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjalin kerja sama erat dengan DPRD setempat serta menyiapkan perbaikan fasilitas jalan dan perumahan di kawasan terdampak. Pramono mengapresiasi warga sekitar Kali Mampang yang secara sukarela merelakan lahan mereka dipakai demi kelancaran proses pengerukan.

Pramono menuturkan, “Menurut saya, yang seperti ini sangat-sangat baik dan kami berterima kasih pada masyarakat yang ada. Karena memang ini daerah banjir dari waktu ke waktu.”

Ke depannya, pemerintah menargetkan kawasan tersebut tidak sekadar terbebas dari banjir, melainkan juga mengalami penataan lingkungan demi meningkatkan taraf hidup warga. Pramono menegaskan bahwa alokasi anggaran untuk Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta dipastikan aman dan tidak mengalami pemotongan.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *