Dunia

Pengalaman Mengamati Tupai Merah di Brownsea Island

Pengalaman Mengamati Tupai Merah di Brownsea Island

Setiap bulan Oktober, Tom yang berusia 10 tahun bersama keluarganya melakukan perjalanan tahunan ke Pulau Brownsea, Dorset, untuk melihat tupai merah. Mereka memilih musim gugur karena pada musim tersebut tupai-tupai lebih mudah terlihat dibandingkan musim lainnya saat hewan-hewan itu bersembunyi tinggi di atas pohon.

Suasana Hutan di Pulau Brownsea

Perjalanan dimulai dengan menaiki feri dari Pelabuhan Poole, dan perjalanan ditandai dengan terlihatnya sebuah kastil dari kejauhan. Setibanya di pulau, kedatangan mereka langsung disambut oleh ayam-ayam yang penasaran serta burung merak yang mencari perhatian di atas rerumputan. Keluarga ini kemudian menuju ke area di belakang gereja kecil yang dikelilingi hutan, tempat dengan suasana yang berbeda, dipenuhi tumpukan daun cokelat kering serta jamur-jamur kecil yang tumbuh dari tanah maupun batang kayu membusuk.

Perilaku Tupai Merah di Alam

Tupai-tupai merah berlarian dengan kecepatan tinggi, dan pengunjung bisa mendapatkan pemandangan yang bagus jika menjaga jarak atau tidak bersuara. Mereka beruntung karena sempat melihat seekor tupai berhenti tepat di hadapan mereka pada sebatang kayu mati untuk memeriksa sebuah kacang. Sinar matahari menerangi tubuh tupai tersebut hingga menciptakan garis tepi berwarna keemasan. Hewan-hewan tersebut biasanya terdiam saat melihat manusia untuk menilai situasi, sebelum kembali melanjutkan aktivitas sibuk mereka setelah menyadari kehadiran pengunjung yang hanya mengamati.

Tupai merah menyukai makanan berupa biji dari buah cemara, kacang-kacangan, serangga, serta buah beri. Meskipun tidak melakukan hibernasi, aktivitas mereka melambat pada musim dingin dan mereka lebih banyak tinggal di sarang untuk menghindari cuaca buruk sambil memakan cadangan makanan yang telah dikumpulkan. Tom menilai bahwa tupai merah adalah makhluk yang cerdas dan tangguh, serta menunjukkan ketekunan saat mencari makan untuk musim dingin sembari tetap waspada terhadap pemangsa di sekitar.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *